Ini 7 Tanda Sistem Imun Tubuh Anda Turun

Ilustrasi - nrp.org
24 Februari 2021 23:07 WIB Laurensia Felise Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sistem imun yang terdiri dari sel-sel darah putih, kelenjar getah bening, dan antibodi dapat membantu tubuh melawan infeksi dari luar.

Akan tetapi, jika tidak dijaga maka akan berdampak pada penurunan jumlah sistem imun yang berdampak pada kesehatan tubuh.

Sebagaimana dilansir Times of India, berikut adalah berbagai gejala yang perlu diperhatikan ketika tubuh telah menunjukkan tanda-tanda kekurangan sistem imun.

1. Stres Tinggi

Tingkat stres yang tinggi berisiko pada penurunan efektivitas sistem imun dalam tubuh sehingga berdampak pada rentannya kondisi tubuh ketika mengalami infeksi. Selain stres, rasa marah yang berlebih juga menandakan adanya penurunan sistem imun.

2. Sering Alami Infeksi

Upaya peningkatan imun perlu dilakukan jika mengalami setidaknya lebih dari lima infeksi telinga, sinusitis akibat bakteri yang kronis, bahkan kebutuhan konsumsi antibiotik sebanyak tiga kali dalam satu tahun.

3. Rentan Sakit Pilek

Jika Anda menderita sakit pilek setidaknya sebanyak dua hingga tiga kali setiap tahun serta membutuhkan waktu pemulihan lebih dari dua hingga empat hari, maka ini saatnya untuk mulai menjaga sistem imun di dalam tubuh.

4. Kelelahan

Lemahnya sistem imun dapat berdampak pada kondisi tubuh yang lebih mudah lelah sekalipun telah banyak beristirahat.

5. Pemulihan Luka yang Lambat

Sistem imun yang lemah mempersulit regenerasi kulit yang berdampak pada lambatnya pemulihan pada luka.

6. Sakit pada Persendian

Cedera berulang pada persendian juga bisa berdampak pada lemahnya sistem imun. Dampak dari inflamasi pada lapisan dalam persendian bisa dirasakan jika mengalami pembengkakan wajah serta bagian sendi yang kaku dan sakit.

7. Masalah Usus Kronis

Fakta sains menunjukkan bahwa setidaknya ada 70 hingga 75 persen komponen sistem imun dalam tubuh terdapat di dalam sistem pencernaan. Sistem imun yang lambat menyebabkan masalah pencernaan seperti asam lambung, diare, sembelit, dan lain-lain.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia