Tips Aman Terima Paket dari Kurir Saat Pandemi Covid

Ilustrasi jasa kurir - JIBI/Bisnis.com
13 Maret 2021 23:47 WIB Fitri Sartina Dewi Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 mengubah pola hidup masyarakat, termasuk dalam kebiasaan belanja. Saat ini, banyak masyarakat yang cenderung memilih berbelanja secara daring untuk memenuhi kebutuhannya.

Sebenarnya, kebiasaan belanja online ini tidak hanya terjadi saat ini saja, tetapi sebelum adanya wabah Covid-19 di Indonesia. Namun, pandemi yang masih terjadi hingga saat ini menyebabkan tren belanja online semakin meningkat.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh perusahaan teknologi asal Perancis Criteo, pandemi yang merebak sejak awal Maret 2020 itu berhasil meningkatkan unduhan aplikasi dagang el di Indonesia.

Data Criteo menunjukkan bahwa 55 persen konsumen di Asia-Pasifik mengunduh setidaknya satu aplikasi dagang el di tengah pandemi Covid-19

Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk memperhatikan sejumlah hal saat menerima paket atau barang dari kurir atau ojek daringĀ agar terhindar dari risiko terpapar virus Corona (Covid-19).

Dikutip dari akun instagram Komite Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 saat menerima paket.

Pertama, masyarakat diminta untuk tetap menjaga jarak dengan kurir saat menerima paket. "Siapkan tempat khusus depan rumah untuk meletakkan paket," tulis akun @lawancovid19_id, Sabtu (13/3/2021).

Kedua, masyarakat diimbau untuk tetap memakai masker, terutama jika harus berinteraksi langsung dengan kurir (saat bayar atau tanda tangan).

Ketiga, segera membuang pembungkus paket yang tidak diperlukan ke tempat sampah. Keempat, membersihkan kemasan bagian luar paket dengan disinfektan.

Langkah terakhir yang harus dilakukan ialah mencuci tangan dengan menggunakan sabun usai membuka paket.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia