Simak Tips Membentuk Tim Esports!

Ilustrasi Esports/Reuters - Sergio Perez
14 Maret 2021 09:27 WIB Syaiful Millah Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Dewasa ini, perkembangan pesat dunia olahraga elektronik (esports) membuat banyak orang berkarier sebagai pemain gim profesional atau yang sering disebut pro player.

Dalam dunia esports, atlet atau pro player ini bisa terdiri dari hanya satu orang atau solo dan terdiri atas beberapa orang atau tim, tergantung pada gim yang dimainkan dan dipertandingkan.

Co-founder Great Battle Hunter (GBH) Esports Dennis Adhiswara mengatakan bahwa mengelola tim esports tidak bisa hanya berfokus pada gimnya.

"Menjalankan tim esports adalah kombinasi antara perusahaan digital atau startup dan tim olahraga," katanya dalam acara virtual Siberkreasi pada Sabtu (13/3/2021).

Dia berbagi beberapa tips yang perlu diperhatikan dan dilakukan untuk mulai membentuk tim esports dan terlibat dalam dunia gim ini. Pertama, punya jiwa wirausaha dan mencintai dunia gim.

Kedua, mulai bentuk tim kecil. Meski klub esports saat ini punya jumlah anggota banyak, semuanya dimulai dari tim yang hanya terdiri dari beberapa orang.

Ketiga, pilih satu dari 10 gim terpopuler. Penentuan ini akan sangat berpengaruh terhadap antusiasme anggota dan penonton nantinya. Keempat, rajin ikut kegiatan gim lokal.

"Harus sering ikut scrim atau latihan tanding untuk memperluas koneksi dan mengasah kemampuan. Juga ikuti berbagai turnamen, bahkan yang skala kecil. Indonesia adalah negara dengan turnamen gim yang sangat banyak," kata Dennis.

Kelima, tegaskan pembagian tanggung jawab profesional sebagai pemain dan administrasi pada sesama anggota. Keenam, aktif melakukan branding dengan merilis konten di media sosial populer.

Dennis menuturkan bahwa membentuk dan mengelola tim esports perlu pemasukan untuk keberlangsungan operasional. Menurutnya, ada banyak jalur pendapatan dari tim ini, misalnya membuat merchandise berupa baju atau masker untuk dijual, fan club membership, ikut turnamen, esports influencer management, edukasi esports untuk korporat, dan masih banyak lagi.


Sumber : Bisnis.com