Penderita Autoimun dan Asma Bisa Mendapat Vaksin, tapi Ini Syaratnya...

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
20 Maret 2021 06:57 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) memberikan sinyal hijau bagi orang dengan alergi untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

"Bukti ilmiah yang terus berkembang terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada penyakit dan kondisi tertentu. Sudah dikeluarkan empat kali rekomendasi PAPDI yang selalu disesuaikan dengan perkembangan keilmuan yang ada," terang kerangan PAPDI di surat rekomendasi yang diterima Suara.com--jaringan Harianjogja.com, Jumat (19/3/2021.

Berikut syarat-syarat yang harus diperhatikan, berdasarkan jenis alergi yang dimiliki:

1. Penyakit autoimun
Individu dengan penyakit autoimun layak mendapatkan vaksinasi jika penyakitnya dinyatakan stabil sesuai rekomendasi dokter merawat.

2. Reaksi anafilaksis (bukan akibat vaksinasi Covid-19)
Jika tidak terdapat bukti reaksi anafilaksis terhadap vaksin Covid-19 ataupun komponen yang ada dalamvaksin Covid-19 sebelumnya, maka individu tersebutd apat divaksinasi Covid-19.

Vaksinasi dilakukan dengan pengamatan ketat dan persiapan penanggulangan reaksi alergi berat. Sebaiknya dilakukan dilayanan kesehatan yang memuni fasilitas lengkap.

3. Alergi obat
Perlu diperhatikan pada pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap antiblotik neomicin, polimiksin, streptomisin, dan gentamisin agar menjadi perhatian terutama pada vaksin yang mengandung komponen tersebut. Namun, vaksin Covid-19 tidak mengandung komponen tersebut sehingga dapat diberikan vaksinasi Covid-19.

4. Alergi makanan
Alergi makanan tidak menjadi kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19.

5. Asma
Asma yang terkontrol dapat diberikan vaksinasi Covid-19.

6. Rinitis alergi
Rinitis tidak menjadi kontra indikasi untuk dilakukan vaksinasi Covid-19 .

7. Urtikaria
Jika tidak terdapat bukti timbulnya urtikaria akibat vaksinasi Covid-19, maka vaksin layak diberikan. Jika terdapat bukti urtikaria, maka menjadi keputusan dokter secara klinis untuk pemberian vaksinasi Covid-19. Pemberian antihistamin dianjurkan sebelum dilakukan vaksinasi.

8. Dermatitis atopik
Dermatitis atopik tidak menjadi kontra indikasi untuk dilakukan vaksinasi Covid-19 .

Sumber : suara.com