Ini Diet yang Aman Dilakukan Saat Puasa

Ilustrasi diet untuk menurunkan berat badan - Istimewa
11 April 2021 21:47 WIB Dewi Andriani Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA –  Selain berolahaga, diet menjadi salah satu cara bagi seseorang untuk menjadi lebih sehat dan langsing.

Ada beragam jenis-jenis diet yang dapat dilakukan oleh Anda. Masing-masing diet memiliki kriteria dan pantangan tersendiri. Sebelum memulai diet, Anda sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Pasalnya, diet ekstrem justru bisa menimbulkan penyakit di tubuh Anda.

Berikut empat jenis diet yang bisa Anda coba. Salah satunya bisa dilakukan sekalian pada saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan. 

1. Diet Keto

Diet Keto merupakan jenis diet dengan pola makan tinggi lemak dan protein, tetapi rendah karbohidrat. Diet Keto memungkinkan seseorang lebih cepat turun berat badan karena tubuh mampu mencapai fase ketosis.

Pada saat itu, tubuh cenderung menggunakan lemak sebagai sumber energi dibandingkan karbohidrat. Hal ini berpengaruh pada penurunan kadar glikogen dan berat air yang banyak dikeluarkan dari dalam tubuh sehingga membuat berat badan mudah turun.

2. Diet Intermittent Fasting

Diet Intermitten Fasting adalah metode untuk mengatur pola makan dengan cara "berpuasa" makan selama beberapa waktu, tetapi masih dapat mengonsumsi air putih.

Perlu diingat, ada pembeda utama jenis diet Intermitten Fasting dengan diet lainnya, Jika diet lain menganjurkan untuk tidak mengkonsumsi jenis makanan dengan kandungan tertentu, Intermitten Fasting membolehkan kita mengonsumsi apa pun dalam jangka waktu tertentu tetapi dengan tetap memperhatikan kandungan kalori yang dikonsumsi. 

Biasanya, metode ini menganjurkan untuk berpuasa makan selama 16 jam, tetapi hal ini bukan menjadi pakem dan dapat disesuaikan dengan kemampuan setiap orang.

3. DASH atau Dietay Approaches to Stop Hypertension

DASH merupakan diet yang menekankan pola makan rendah garam, gula, lemak, dan daging merah. Namun, konsep diet DASH tetapi fokus pada buah-buahan, sayuran, yang dikombinasi dengan makanan rendah lemak yang memiliki sejumlah protein dan kaya akan vitamin.

Diet ini mampu menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker, serta membantu mencapai dan mempertanakan berat badan yang ideal.

4. Food Combining

Food Combining merupakan diet yang mengklasifikasikan makanan ke berbagai kelompok yakni karbohidat dan pati, buah-buahan temasuk buah-buahan manis dan buah-buahan asam, sayuran, protein, dan lemak. Sebab, dengan mengonsumsi makanan yang seimbang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit dan menyehatkan tubuh.

Diet food combining juga mengklasifikasikan makanan sebagai makanan asam, basa, atau netral. Untuk mengikuti diet ini maka perlu membuat kombinasi makanan dari berbagai kategori ke dalam menu harian sehingga tubuh tidak memproduksi asam berlebih yang bisa memicu masalah kesehatan. Food combinging bisa diterapkan saat Anda menjalankan ibadan Puasa Ramadan, lho. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia