Tips Berpuasa bagi Penderita Diabetes

Ilustrasi Cek Gula Darah - Reuters
18 April 2021 08:27 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Saat Ramadan, umat Islam dapat melaksanakan ibadah puasa dari Subuh hingga Maghrib. Bagi masyarakat biasa, menjalankan ibadah puasa akan terasa lancar. Namun berbeda bagi pasien diabetes. Menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan bagi pasien diabetes memiliki masalah tersendiri.

Mereka harus menjaga gula darah di dalam tubuh agar tetap terkontrol dan terhindar dari Hipoglikemia (gula darah turun) ataupun hiperglikemia (gula darah tinggi) karena makan berlebihan saat berbuka.

Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Siloam Hospitals Manado, Diane Paparang Sp.GK mengatakan, selama menjalani puasa di masa pandemi, pasien diabetes harus menjaga sistem imun supaya jangan turun. Sebab, dengan berpuasa akan terjadi perubahan kebiasaan dan pola makan yang berpengaruh terhadap metabolisme tubuh.

"Kendala lain saat berbuka puasa, umumnya kita akan makan secara berlebih karena merasa kurangnya asupan selama melaksanakan puasa. Akan terjadi ketidaksesuaian komposisi yang seimbang antara karbohidrat, protein dan lemak. Ini akan membahayakan penderita diabetes," kata dokter Diane melalui acara live Webinar, belum lama ini.

Dokter Diane menambahkan, selama puasa hal penting yang tepat dilakukan adalah harus diiringi dengan mengikuti pola makan seimbang dan prinsip 3J, yaitu menghitung jumlah kalori ideal yang harus dikonsumsi tubuh, kemudian harus memerhatikan jenis, serta jumlah makanan yang dikonsumsi. "Untuk itu harus bisa mengatur porsi makan pada saat berpuasa agar kadar gula darah tetap terjaga," kata dr Diane.

Dia menambahkan, pengaturan porsi makan tentunya sangat memengaruhi perubahan gula darah dalam tubuh. Adapun jenis makanan sehat yang ideal adalah mengandung 45 - 65 persen karbohidrat, 10 - 20 persen protein, lemak 20 - 25 persen, serta vitamin dan mineral yang penting untuk sistem imun.

Baca juga: Mau Punya Adik, Rafathar Berdoa Minta Kesehatan

Melakui edukasi ini, dr Diane mengingatkan pasien diabetes untuk menghindari makanan dan minuman manis yang mengandung gula. Ini merupakan hal penting yang harus dilakukan termasuk membatasi konsumsi gula per hari dengan 50 gram atau sebanyak 4 sendok makan yang disesuaikan jadwal. 

"Jumlah asupan kalori yang disarankan pada saat sahur yaitu sekitar 40 persen dari total kebutuhan energi dan dianjurkan sahur menjelang imsak," kata dia. Pada saat berbuka puasa lanjutnya, disarankan untuk tidak langsung memakan banyak makanan karena hanya akan membuat perut sebah. Makanan berat akan membebani kerja lambung yang sudah beristirahat selama puasa, makan secara bertahap, mulai dari minum air putih, dan sedikit makanan manis sesuai dengan sunah nabi.

"Pada penderita diabetes sebaiknya dari makanan manis buah atau susu khusus diabetes untuk memenuhi kebutuhan glukosa dan menormalkan gula darah yang menurun selama berpuasa. Jumlah kalori yang dianjurkan sekitar 10 persen dari total kebutuhan energi tubuh," katanya.

Dr Diane menambahkan, setelah berbuka puasa, setelah salat Maghrib lakukan makan utama, disarankan tidak terlalu banyak karena dapat menyebabkan kalori berlebih dan mengakibatkan terjadinya obesitas. "Jumlah kalori yang disarankan sekitar 40 persen dari total kebutuhan energi tubuh. Selingan makan setelah salat taraweh bisa dilakukan dengan jumlah kalori 10 persen dari total kebutuhan energi," tutur Diane.

Jaga Kadar Gula Darah Dokter Diane mengatakan, pasien harus melakukan pengecekan gula darah secara reguler dan konsultasi dengan dokter sebelum memutuskan berpuasa atau tidak. Ini merupakan tips penting yang harus diketahui pasien diabetes. Pengecekan dilakukan untuk mencegah kondisi semakin memburuk dan cepat mendapatkan penanganan serta arahan.

Selain mengatur pola makan, penderita diabetes harus tetap melakukan aktivitas fisik untuk memperbaiki resistensi insulin dan juga berperan penting dalam keseimbangan zat gizi. Menurutnya, olahraga berat tidak dianjurkan dan sebaiknya melakukan olahraga ringan sekitar 30 menit sekitar 2-3 jam sebelum berbuka puasa atau setelah salat taraweh. "Semakin sedikit bergerak harus semakin sedikit makan," tutur dr Diane.

Artikel ini telah tayang di Inews dengan judul " Tips Menjaga Gula Darah bagi Penderita Diabetes Selama Puasa "

Sumber : INews.id