Bill dan Melinda Gates Bercerai, Ini 4 Faktor Penyebabnya Menurut Konselor Pernikahan

Bill (kedua dari kiri) dan Melinda Gates (kedua dari kanan) bersama anak-anaknya - Facebook Melinda
04 Mei 2021 22:07 WIB Desyinta Nuraini Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Keputusan Bill dan Melinda Gates untuk bercerai setelah 27 tahun menikah menjadi sorotan publik dunia. Belum diketahui pasti penyebab perceraian pasangan miliarder tersebut. 

Kendati demikian, konselor pernikahan dari konselingkeluarga.com Elly Nagasaputra mengatakan ada sejumlah faktor yang menyebabkan rumah tangga yang terjalin begitu lama namun pada akhiya bercerai. 

Pertama yakni adanya permasalahan yang menumpuk dan tidak pernah terelesaikan. Permasalahan tersebut bukan muncul dalam 3-6 buan terakhir, namun daaaljangka waktu yang sudah lama. 

"Faktor pertama masalah menahun, ditumpuk, dan tidak diselesaikan," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (4/5/2021).

Kedua, adanya rasa puus asa untuk menyelesaikan masalah tersebut dan diyakini tidak akan selesai dan mencapai kebahagian. 

"Bill Gates mengatakan tidak bisa tumbuh bersama lagi, sudah enggak sejalan, ya kenapa? Karena sudah terlalu ruwet, sudah terlalu jauh (masalahnya)," jelas Elly.

Ketiga, adanya kemungkinan cinta yang lain ketika sudah putus asa terhadap nasib pernikahan. "Ketika pernikahan sudah buruk, tidak diperbaiki, kemudian salah satu pihak atau kedua pihak sudah berpindah ke lain hati," tutur Elly. 

Keempat atau yang terakhir adalah value atau nilai yang dianut. Elly mengatakan ada beberapa orang yang meganggap ketika pernikahan sudah tidak lagi bahagia, dia memilih untuk mengakhiri pernikahan saja. 

Ada pula ada orang yang menilai meskipun tidak bahagia, sudah banyak persoalan, dia memilih untuk tetap bersatu dan mengusahakan dicari jalan keluar. "Mereka tetap punya nilai menjunjung tinggi pernikahan supaya tidak bubar," imbuhnya. 

Sayangnya kebanyakan orang di masa sekarang ini, berpandangan bahwa ketika pernikahan tidak lagi menghasilkan kebahagiaan, memberikan keuntungan, dan memberi ruang untuk mengembangkan diri, semua harus diakhiri. 

"Jadi yang keempat itu tidak adana value untuk meperjuangkan," kata dia. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia