Tangan Sering Gemetar, Waspada Lemak Hati!

Liver
06 Mei 2021 14:07 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Banyak orang dengan penyakit hati stadium lanjut memiliki beberapa derajat Hepatic Encephalopathy (HE). Hal tersebut disampaikan oleh British Liver Trust.

Ini pada dasarnya adalah penurunan fungsi otak. Hati yang rusak parah tidak dapat lagi mengeluarkan racun dari darah, yang menyebabkan gejala mental dan fisik HE. Saat lebih banyak racun menumpuk di otak, tulisan tangan mungkin menjadi kurang jelas dan goyah.

Tanda lain dari penurunan mental, karena penyakit hati berlemak, dapat berupa "sedikit mengantuk".

Tanda-tanda halus seperti itu mungkin sulit Anda perhatikan sendiri, tetapi seseorang yang dekat mungkin menyadari bahwa ada sesuatu yang memengaruhi Anda.

Misalnya, orang dengan penyakit hati stadium lanjut mungkin kesulitan untuk berkonsentrasi atau mengingat sesuatu.

Selain itu, kemampuan untuk bekerja dengan baik dalam permainan kata atau kalkulasi mungkin akan menurun.

Baca juga: Indonesia Diminta Lupakan Herd Immunity, Ini Alasannya

Seseorang yang terkena penyakit hati stadium lanjut mungkin juga tampak kurang "dengan itu" dan waspada. Selain itu, hal itu dapat menyebabkan orang tersebut menjadi sedikit berkaca-kaca dan lebih emosional dari biasanya.

Selain itu, individu mungkin merasa mengantuk di siang hari tetapi waspada di malam hari.

Gejala yang lebih lanjut dapat meliputi:

1. Gemetar yang mencegah Anda memegang minuman tanpa menumpahkannya

2. Kebingungan

3. Kepribadian berubah

4  Paranoia

5. Terhuyung-huyung atau jatuh

Tanda-tanda memburuknya fungsi hati ini sebaiknya didiskusikan dengan dokter Anda sesegera mungkin.

Organisasi Nasional untuk Gangguan Langka (National Organisation for Rare Disorders / NORD) menyoroti bahwa banyak gejala HE yang "dapat disembuhkan ketika segera diidentifikasi dan diobati".

NORD menambahkan: "Para peneliti sekarang percaya bahwa sebanyak 70 persen orang dengan sirosis mengembangkan gejala ensefalopati hepatik [HE]."

Yayasan Hati memang memperingatkan bahwa "perkembangan mungkin tidak berhenti meskipun telah dilakukan upaya terbaik".

Apa itu sirosis?

Sirosis adalah jaringan parut yang luas pada hati yang menggantikan jaringan lunak dan sehat.

Jaringan parut tidak dapat mengubah racun menjadi zat yang tidak berbahaya, dan juga dapat menghalangi aliran darah melalui hati.

Tanda-tanda umum sirosis meliputi:

1. Kehilangan selera makan

2. Kelelahan

3. Mual

4. Penurunan berat badan

5. Sakit perut

6. Pembuluh darah seperti laba-laba

7. Gatal parah

8. Penyakit kuning

9. Mudah memar dan berdarah

10. Pembengkakan kaki yang menyakitkan

Sirosis dapat menyebabkan gejala HE jika kondisi tersebut dipicu dengan cara tertentu.

Pemicunya termasuk infeksi, sembelit, dehidrasi, alkohol berlebihan, atau operasi.

Sumber : bisnis.com