Begini Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak saat Lebaran di Masa Pandemi

Menggunakan masker yang cantik dan berdandan merupakan cara baik untuk merayakan Lebaran saat Pandemi. - istimewa
13 Mei 2021 12:57 WIB Janlika Putri Indah Sari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Idulfitri 2021 ini adalah kali kedua keluarga dan anak-anak menikmati perayaan di tengah pandemi.

Melansir Bisnis.com--jaringan Harianjogja.con dari Asianimage, Kamis (13/5/2021) Kepala Eksekutif Barnardo,  Javed Khan berkata tahun lalu sangat sulit bagi anak-anak, karena mereka berjuang untuk menghadapi dampak setelah kehilangan dan duka, penguncian, penutupan sekolah, dan kehancuran keluarga.

"Kami tahu komunitas Muslim bersama dengan kelompok minoritas lainnya telah menghadapi tingkat kematian dan penyakit serius yang sangat tinggi," ungkapnya.

Perayaan Lebaran kali ini, banyak anak Muslim mungkin merasa terisolasi, bingung atau bahkan marah ketika mereka tidak bisa merayakan  seperti dulu. Berikut beberapa aktivitas dari pakar kesehatan mental anak-anak  yang dapat membantu  menciptakan Idulfitri yang menggembirakan  dalam situasi pandemi.

1. Memasang dekorasi

 Menciptakan tradisi memasang dekorasi Idul Fitri bersama akan menjadi sesuatu yang dinanti-nantikan oleh anak  setiap tahun. Anda dapat membeli dekorasi Idulfitri secara online atau  dapat membuat potongan bintang dan bulan sendiri yang akan disukai anak. Seni dan kerajinan dapat memberikan relaksasi, gangguan dan penyerapan untuk anak, dan sangat bermanfaat bagi kesehatan mental mereka.

2. Memasak, memanggang dan makan bersama

 Memasak adalah cara yang bagus untuk menyatukan keluarga baik dulu maupun sekarang.  Ini juga merupakan aktivitas yang menenangkan untuk anak, karena mengharuskan mereka untuk fokus pada tugas tertentu dan menggunakan keterampilan kognitif mereka. Resep masakan dari orang tersayang yang telah meninggal juga merupakan cara  baik untuk mengenang orang-orang yang telah hilang.

3. Pembuatan kartu Idulfitri

Ini adalah kegiatan yang brilian untuk anak karena tidak hanya unsur seni dan kerajinan yang menenangkan, tetapi juga dapat membantu mereka merasa terhubung dengan teman dan keluarga yang tidak dapat mereka saksikan saat Lebaran. Mereka juga dapat mengungkapkan perasaan mereka melalui gambar dan tulisan.

4. Berdandan

Mengenakan pakaian terbaik Anda pada Idulfitri adalah tradisi Nabi Muhammad SAW.  Mengenakan sesuatu  istimewa adalah cara yang bagus untuk memisahkan hari perayaan dari hari biasa. Jika keuangan sedang sulit, Anda selalu dapat mencari barang murah di toko amal  atau hanya mengenakan sesuatu yang bagus yang sudah lama tidak Anda kenakan.

5. Saling memberi hadiah

Memberi hadiah adalah sunnah atau tradisi lain dari Nabi Muhammad SAW. Ini tidak harus mahal dan bisa juga buatan sendiri. Anak suka memberi dan menerima hadiah dan itu cara yang bagus untuk merayakan, serta mengingat orang yang dicintai.

kado lebaran saat pandemi

6. Menghabiskan waktu di luar ruangan

Menghabiskan waktu di luar dengan alam dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan mental dan kesejahteraan seseorang. Meskipun Anda tidak memiliki rencana besar untuk Lebaran, hanya mengajak anak-anak berjalan-jalan di taman dapat meningkatkan suasana hati, tingkat stres, atau kemarahan mereka, serta membantu mereka merasa rileks.

7. Bertemu dengan teman dan keluarga di luar

 Aturan saat ini adalah Anda dapat bertemu di luar sambil mempertahankan jarak sosial. Ini termasuk taman pribadi, jadi jika keluarga Anda cukup kecil, Anda dapat mengundang teman dan anak-anak Anda dapat melihatnya dan bermain bersama. Sangat penting bagi anak-anak untuk menghabiskan waktu bersama teman-temannya, tidak hanya untuk bersenang-senang, tetapi untuk kesehatan mental mereka.

8. Ikut perayaan online

Jika Anda tidak dapat bertemu di luar ruangan dengan orang yang Anda cintai, Anda dapat mengatur perayaan kelompok secara online. Ini adalah cara yang bagus untuk melihat teman dan keluarga Anda dari keamanan rumah  dan akan membantu anak merasa terhubung dengan dunia luar.

9. Bermain

Permainan keluarga  bisa dilakukan dalam kehidupan nyata, atau online dengan keluarga yang lebih luas. Bermain permainan papan bersama membantu anak Anda mengembangkan berbagai keterampilan seperti pemecahan masalah, pengenalan angka dan huruf, dan perhitungan yang lebih kompleks. Ini juga cara yang bagus untuk menjalin ikatan dengan keluarga.

10. Berkomunikasi satu sama lain

Penting untuk disadari bahwa anak-anak Anda mungkin mengalami berbagai emosi setelah tahun yang penuh dalam gejolak membingungkan. Dan mereka bahkan mungkin merasa tidak ingin merayakannya. Ini mungkin terwujud dalam berbagai cara, dari menarik diri hingga menunjukkan kemarahan dan frustrasi.

Penting bagi  untuk berkomunikasi dengan anak Anda dan menanyakan perasaan mereka. Anda juga dapat mencari bantuan profesional jika  merasa anak  akan mendapat manfaat dari berbicara dengan profesional tentang perasaan mereka.

Sumber : Bisnis.com