Advertisement

Muncul Varian Baru Covid-19 Kombinasi Inggris-India, Bisa Menular Lewat Udara?

Reni Lestari
Minggu, 30 Mei 2021 - 15:27 WIB
Sunartono
Muncul Varian Baru Covid-19 Kombinasi Inggris-India, Bisa Menular Lewat Udara? Para buruh bekerja di jalur perakitan untuk memproduksi ventilator di tengah penularan penyakit Covid-19 di pabrik Vsmart Vingroup diluar Hanoi, Vietnam, Senin (3/8/2020). - Antara/Reuters\\r\\n\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Vietnam telah mendeteksi varian Covid-19 yang tampaknya merupakan kombinasi dari varian India dan Inggris dan dapat menyebar dengan cepat melalui udara.

Dilansir BBC, Minggu (30/5/2021), Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thanh Long mengatakan mutasi terbaru itu sangat berbahaya. Virus bermutasi sepanjang waktu dan sebagian besar varian tidak penting, tetapi beberapa dapat membuat virus lebih menular.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Sejak Covid-19 pertama kali diidentifikasi pada Januari 2020, ribuan mutasi telah terdeteksi.

"Vietnam telah menemukan varian Covid-19 baru yang menggabungkan karakteristik dari dua varian yang ada yang pertama kali ditemukan di India dan Inggris," kata Nguyen dalam pertemuan pemerintah.

Nguyen mengatakan varian hibrida baru itu lebih dapat ditularkan daripada versi yang dikenal sebelumnya, terutama di udara. Dia mengatakan varian baru itu ditemukan usai seorang pasien menjalani tes. Dia menambahkan bahwa kode genetik virus akan segera tersedia.

Varian Covid-19 yang pertama kali diidentifikasi di India Oktober lalu, yang disebut B.1.617.2, lebih dapat ditularkan daripada varian Inggris, juga dikenal sebagai B.1.1.7.

Penelitian menunjukkan bahwa vaksin, seperti suntikan Pfizer dan AstraZeneca, sangat efektif melawan varian India setelah dua dosis, tetapi perlindungan dari satu dosis tampaknya berkurang.

Tidak ada bukti bahwa mutasi virus Corona menyebabkan penyakit yang jauh lebih serius bagi sebagian besar orang.

Advertisement

Seperti versi aslinya, risiko tetap tertinggi untuk orang yang sudah tua atau memiliki kondisi kesehatan mendasar yang signifikan.

Namun, virus yang lebih menular dan sama berbahayanya dengan sendirinya akan menyebabkan lebih banyak kematian pada populasi yang tidak divaksinasi.

Vietnam telah melihat lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Negara ini telah mencatatkan lebih dari 6.700 kasus virus Corona sejak dimulainya pandemi.

Advertisement

Dari jumlah tersebut, lebih dari setengahnya telah tercatat sejak akhir April tahun ini. Vietnam juga mencatat 47 kematian terkait Covid-19.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

3 Bahaya Memangku Laptop

3 Bahaya Memangku Laptop

Lifestyle | 2 days ago

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Atlet Muda Sleman Diguyur Bonus

Sleman
| Selasa, 06 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Daftar 15 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2022, Siapa Paling Tajir?

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement