Tak Hanya Memberi Citarasa, Ini 8 Manfaat Lada Hitam untuk Kesehatan

Kerang ijo saus padang dan kepiting saus lada hitam, di Restoran Jamuan Samudra. - Antara
05 Juni 2021 19:17 WIB Jessica Gabriela Soehandoko Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Lada hitam dikenal sebagai salah satu rempah yang dimanfaatkan sebagai bumbu dapur. Namun, tahukah Anda bahwa komponen di dalam lada hitam dapat memberimu banyak manfaat, seperti membantu menghilangkan peradangan dan dapat melawan kanker?

Siapa yang sesekali menambahkan bumbu lada hitam di dalam masakan? Ternyata lada hitam dapat memberikan banyak manfaat, loh!

Banyak orang-orang yang menggunakan lada hitam sebagai pengobatan untuk ribuan tahun. Salah satunya yakni Ayurveda, sistem tradisional India di dalam pengobatan. Pengobatan ini sering dipakai terutama untuk menstruasi, telinga, hidung dan tenggorokan.

Tapi, tunggu dulu! Jika kamu setelah membaca ini berniat untuk mengonsumsi banyak lada, perlu kamu ketahui jika mengonsumsi berlebihan, maka akan menimbulkan efek samping.

Dilansir dari medicalnewstoday, Berikut berbagai manfaat dari lada hitam yang dapat kamu ketahui.

1. Tinggi antioksidan

Kandungan piperine di dalam lada hitam memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Ketika tubuh memproduksi radikal bebas, dan molekul yang tidak stabil yang dapat merusak sel tersebut, maka akan memberikan masalah kesehatan yang cukup serius, seperti radang, penyakit jantung dan kanker. Respon merusak sel tersebut biasanya terjadi dikarenakan mengalami tekanan atau stres. Dengan kamu mengonsumsi kandungan tersebut, maka akan membantu dalam mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, aterosklerosis, diabetes dan kanker.

2. Manfaat anti-inflamasi

Dari beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli, piperin dapat membantu untuk meredakan peradangan. Studi lainnya yang dilakukan pada hewan pengerat, lada hitam juga menunjukan sifat anti-inflamasi, yang dapat melindungi dari kerusakan ginjal ketika tubuh tidak menerima oksigen yang cukup.

Penelitian lain juga menunjukan bahwa suplemen piperin tertentu, dapat membantu peradangan kronis terutama jika dialami oleh orang dengan sindrom metabolik. Namun hal ini masih perlu dipastikan kembali, terutama dengan penelitian manusia.

3. Sifat antibakteri

Berdasarkan dari hasil studi peneliti, rempah-rempah dapat menjadi makanan yang baik untuk masa depan, terutama untuk melawan penyakit menular dan patogen bawaan makanan. Bukan hanya itu, kandungannya dapat melawan patogen yang resisten terhadap banyak obat.

4. Sifat melawan kanker

Walaupun belum ada penelitian lebih lanjut, terdapat beberapa penelitian dari hasil laboratorium yakni menunjukan bahwa kandungan piperin di dalam hitam mungkin memiliki sifat dalam melawan kanker. Dari tinjauan komprehensif terutama mengenai rempah-rempah, piperin dapat menekan sel kanker pada payudara, prostat, dan usus besar. Kandungan piperin juga berpotensi untuk melawan kanker tulang, namun harus diteliti lebih lanjut.

5. Meningkatkan kolesterol baik

Dengan meneliti terhadap anak babi secara acak, yang diberi diet tanpa atau ada lada hitam, menemukan bahwa babi yang diberi asupan lada hitam cenderung mengalami peningkatan kolesterol baik yang signifikan. Jika hal ini memang berdampak bagi manusia, tentunya akan berpotensi pada metabolisme lipid pada manusia.

6. Membantu mengontrol gula darah

Terdapat studi kecil mengenai efek suplemen yang mengandung beberapa bahan makanan bioaktif seperti piperin, menunjukan adanya peningkatan sensitivitas insulin yang berperan dalam mengatur pengambilan glukosa. Namun dikarenakan suplemen tersebut mengandung banyak bahan makanan, maka belum tahu jika dari piperin saja dapat memberikan hasil yang sama.

7. Meningkatkan penyerapan nutrisi dan kesehatan usus

Penelitian menunjukan bahwa lada hitam dapat meningkatkan penyerapan nutrisi loh! Dengan probiotik, membantu mengatur mikrobiota usus, dan dapat meningkatkan kesehatan dari pencernaan.

8. Meningkatkan fungsi otak

Beberapa penelitian yang dilakukan pada hewan yang menggunakan piperin, menunjukan adanya peningkatan terutama dalam fungsi otak. Kandungan tersebut cukup baik terutama pada kondisi otak yang degeneratif seperti penyakit alzheimer, dan membantu mengurangi plak amiloid, yang berkembang di daerah otak untuk merusak yang terkait dengan memori, atau fungsi kognitif.

Sejauh ini, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa lada hitam dapat memberikan efek samping pada manusia. Namun, terdapat beberapa studi pada hewan pengerat menunjukan lada hitam dapat memberikan efek samping pada kondisi tertentu mengenai meningkatnya penyerapan obat-obat tertentu seperti antihistamin, yakni obat untuk reaksi alergi.

Sumber : Bisnis.com