Bicarakan Lebih Dahulu 11 Hal Penting Ini Sebelum Menikah

Sebelum menikah, sebaiknya Anda membicarakan beberapa hal penting./Ilustrasi - Express.co.uk
05 Juni 2021 23:17 WIB Meuthia Novianthree Nafasya Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pernikahan akan menjadi gerbang memulai fase kehidupan baru bersama pasangan. Pernikahan dilakukan ketika satu sama lain siap menghadapi manis dan pahitnya kehidupan bersama. Ada begitu banyak hal yang harus dipersiapkan. 

Sebelum melakukan pernikahan, akan lebih baik apabila satu sama lain saling berdiskusi bagaimana kehidupan pernikahan yang mereka impikan. Berikut hal-hal yang harus Anda bicarakan sebelum pernikahan: 

1. Perihal Utang 

Membicarakan utang yang dimiliki satu sama lain bukan lagi menjadi hal yang memalukan. Hal tersebut dapat membantu menyelamatkan pasangan Anda dari sebuah kepercayaan dan kekecewaan di masa depan. Bicarakanlah dengan jujur berapa utang yang dimiliki dan bagaimana solusi untuk melunasinya. 

2. Tempat Tinggal 

Tentukan dimana kalian akan tinggal, apakah berencana untuk menetap atau akan berpindah-pindah.

Kemudian, tentukan pula alasan mengapa Anda tinggal di sana misalnya karena dekat dengan keluarga, tempat bekerja, atau sekolah. Carilah tempat tinggal yang nyaman dan disukai oleh masing-masing pasangan. 

3. Ungkapan Rahasia Terbesar dan Terkecil

Terbuka kepada pasangan menjadi salah satu poin penting yang harus dilakukan agar hubungan tetap terjalin.

Sebelum melakukan pernikahan, hendaklah Anda terbuka mengenai rahasia yang dimiliki baik hal besar atau kecil. Hal tersebut dapat membantu dan menghindari Anda dari kekecewaan yang mungkin akan terjadi di masa depan terhadap pasangan Anda. 

4. Batas Anda

Anda dan pasangan perlu membicarakan tentang batas yang mungkin tidak ingin pasangan Anda lewati. Jangan sampai setelah menikah, ada rasa ketidaknyamanan satu sama lain.

Diskusikanlah dan coba untuk berkompromi perihal kebiasaan dan sifat Anda yang mungkin berbeda dengan pasangan Anda. 

5. Perihal Pekerjaan 

Pekerjaan merupakan sesuatu yang tidak dapat diabaikan karena bagian penting dalam kehidupan berkeluarga. Bicarakanlah bagaimana pekerjaan Anda dan pasangan misalnya apakah akan kembali sekolah untuk melanjutkan karir.

Kemudian, ketika Anda memiliki seorang anak apakah pasangan Anda bersedia berhenti bekerja dan menjadi orang tua yang tinggal di rumah. 

6. Bagaimana Faktor Keluarga Anda Dalam Kehidupan Anda 

Tidak jarang, keluarga pasangan menjadi faktor adanya perselisihan yang terjadi pada pernikahan. Semakin awal Anda mengetahui bagaimana kriteria keluarga pasangan maka Anda akan mampu menghadapinya di masa depan. Bicarakanlah bagaimana tradisi keluarga mereka, apakah mereka akan ikut tinggal bersama Anda dan lain sebagainya. 

7. Peran Agama Dalam Kehidupan

Walaupun memiliki agama yang sama, terkadang masih terdapat perbedaan dalam menjalankannya. Maka, bicarakanlah secara baik-baik bagaimana pasangan Anda dalam beragama. Mungkin juga akan muncul pertanyaan bagaimana Anda ketika mendidik anak di kemudian hari. 

8. Kehidupan Seks 

Bicarakanlah bagaimana kehidupan seks pasangan Anda sebelumnya, saat ini dan di masa depan. Kemudian diskusikanlah tentang kehidupan seks ideal Anda nantinya. Permasalahan ini perlu dibahas karena untuk menghindari ketidakbahagiaan, ketidakpuasan, dan kebencian di masa depan. 

9. Rencana Memiliki Anak atau Tidak

Diskusikanlah apakah pernikahan Anda menginginkan seorang anak atau tidak. Jika Anda menginginkannya, berapa banyak, bagaimana Anda membesarkannya, di tahun berapa berencana untuk memiliki anak. 

10. Cara Menangani Keuangan

Melakukan pernikahan berarti harus siap berbagi perihal keuangan. Anda perlu berdiskusi bagaimana cara mengurus keuangan kehidupan pernikahan Anda, misalnya kebiasaan belanja, cara membagi tagihan, dan apakah bersedia menandatangani perjanjian pranikah. 

11. Pembagian Tugas Rumah Tangga

Pernikahan merupakan kehidupan bersama, maka pekerjaan pun dilakukan secara bersama bukan hanya satu orang. Bicarakan siapa yang membersihkan rumah dan halaman, memasak, mencuci piring, hingga membuang sampah dari dapur. Atau bisa saja menyewa asisten rumah tangga untuk membantu meringankan pekerjaan rumah bersama.

Sumber : Bisnis.com