Kenali Tanda-tanda Kamu Kurang Bergerak dan Bahayanya

Strong Nation adalah latihan high-intensity interval training (HIIT) yang diiringi musik orisinal dan dirancang agar sesuai dengan setiap gerakan. - Bisnis.com/Janlika
17 Juli 2021 14:17 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -Memiliki hidup sehat dan panjang umur perlu didukung dengan fisik yang aktif.

Sebab, olahraga ringan selama 30-45 menit setiap hari dan bergerak sepanjang hari dapat membantu Anda mengelola berat badan yang sehat dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah, kolesterol tinggi, dan masalah ginjal.

Ini adalah beberapa manfaat jangka panjang dari tetap aktif yang membuatnya layak untuk bangun dari tempat Anda dan menggerakkan tubuh Anda.

Tetapi ada kemungkinan bahwa bahkan setelah melakukan banyak upaya, Anda mungkin tidak dapat tetap aktif seperti yang seharusnya.

Hal ini dapat menyebabkan beberapa efek samping yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari Anda. Berikut adalah beberapa tanda yang menunjukkan bahwa Anda harus mulai bergerak lebih banyak dalam sehari.

Berikut beberapa tanda kamu kurang bergerak melansir dari Bisnis.com-jaringan Harianjogja.comĀ dari Times of India :

1. Sendi kaku

Seiring bertambahnya usia, masalah terkait persendian dan tulang semakin meningkat. Risiko osteoporosis dan radang sendi menurunkan rentang gerak dan juga menyulitkan untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan mudah. Menempatkan mereka untuk bekerja akan menjaga mereka dalam kondisi kerja dan akan mengurangi kekakuan. Tetap aktif juga dapat mengurangi risiko mengembangkan masalah yang berhubungan dengan tulang.

2. Masalah konsentrasi

Kebiasaan gaya hidup yang buruk juga dapat menyebabkan masalah konsentrasi pada banyak orang. Anda mungkin berusaha keras dan tetap tidak dapat menyelesaikan pekerjaan Anda tepat waktu atau kehilangan minat pada tugas Anda. Berolahraga dapat menenangkan pikiran Anda dan membantu meningkatkan fokus Anda dan membantu Anda tampil lebih baik dalam tugas yang diberikan.

3. Perubahan suasana hati

Kurangnya aktivitas fisik berdampak pada kesehatan fisik dan mental Anda. Duduk di satu tempat sepanjang hari bisa menjadi penyebab stres dan kecemasan. Saat Anda bergerak atau melakukan latihan seperti lari atau kardio, tingkat adrenalin Anda meningkat. Ini membantu meningkatkan suasana hati dan harga diri Anda.

4. Sesak napas

Latihan kardio seperti berlari, berjalan, joging, dan berenang membantu meningkatkan kapasitas paru-paru Anda. Ketika Anda tidak berolahraga secara teratur, otot-otot paru-paru Anda kehilangan kekuatannya dan Anda merasa lelah bahkan setelah melakukan beberapa tugas sederhana seperti berjalan dan menaiki tangga. Semakin sedikit aktivitas yang akan Anda lakukan, semakin sesak napas yang Anda rasakan dari waktu ke waktu.

Sumber : bisnis.com