Xiaomi Jadi Produsen Smartphone Terbesar Kedua

Xiaomi - Ilustrasi
19 Juli 2021 11:27 WIB Annisa Sulistyo Rini Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Produsen gadget Xiaomi Corp. menduduki posisi pabrikan telepon pintar kedua terbesar di dunia setelah mengalami lonjakan 83 persen pada pengiriman produk. Prestasi ini pun menjadi kali pertama Xiaomi bisa menembus dominasi dua raksasa, Samsung Electronic Co. dan Apple Inc.

Dilansir Bloomberg pada Jumat (16/7/2021), hal tersebut berdasarkan perkiraan awal dari perusahaan riset Canalys. Perusahaan asal China ini memproduksi berbagai produk elektronik, dari rice cookers atau penanak nasi hingga monitor untuk gim.

Pada kuartal II/2021, Samsung memiliki pangsa pasar sebesar 19 persen, disusul oleh Xiaomi sebesar 17 persen dan Apple berada di posisi ketiga dengan porsi 14 persen, berdasarkan data perusahaan riset Canalys. Saham Xiaomi pun menguat 4,1 persen pada perdagangan hari ini dan menjadi yang terbaik dari saham lain di Index Hang Seng.

Huawei Technologies Co. sebelumnya sempat mengganggu klasemen produsen smartphone global, sampai sanksi memutuskannya dari pasokan chip penting pada tahun lalu.

Di sisi lain, Xiaomi cukup aktif dalam meluncurkan produknya. Perusahaan ini telah merilis dua produk flagship dalam 4 bulan pertama tahun ini. Salah satunya, Mi 11 Ultra yang menampilkan salah satu sensor kamera terbesar di smartphone hingga saat ini, menggarisbawahi ambisi perusahaan untuk mendorong ke kisaran harga premium.

"Dibandingkan dengan Samsung dan Apple, harga rata-rata penjualan Xiaomi lebih rendah sekitar 40 persen dan 75 persen," kata Manajer Riset Canalys Ben Stanton.

Menurutnya, prioritas utama Xiaomi pada tahun ini adalah mengerek penjualan pada segmen high-end, seperti Mi 11 Ultra. Stanton menambahkan, persaingan akan ketat dengan Oppo dan Vivo karena memiliki tujuan yang serupa dan mereka berkeinginan untuk memaksimalkan pemasaran dengan tujuan meningkatkan branding.

Ekspansi keluar negeri menjadi pendorong utama pertumbuhan penjualan Xiaomi, dengan kenaikan pengapalan lebih dari 300 persen ke Amerika Latin, 150 persen ke Afrika, dan 50 persen ke wilayah Eropa Barat, kata Canalys.

Adapun, sepanjang semester I/2021, Xiaomi bersaing dengan Oppo dan Vivo dalam meraih titel sebagai produsen smartphone terbesar di China, masing-masing dengan porsi pangsa pasar yang mirip.

Kuartal kedua tahun ini menjadi periode persaingan yang paling landai untuk Apple dan Samsung karena keduanya sedang bersiap untuk merilis handset baru dalam beberapa bulan ke depan.

Produsen iPhone itu telah meminta perusahaan pemasok untuk memproduksi 90 juta iPhone next-generation pada tahun ini. Jumlah itu pun merupakan peningkatan tajam dari volume pengiriman pada 2020.

Sumber : JIBI/Bloomberg