Bikin Kulit Glowing! Ternyata Begini Cara Kerja Niacinamide

Ilustrasi aplikasi Niacinamide pada kulit wajah - Howtodomyhair
31 Juli 2021 08:17 WIB Rika Anggraeni Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Saat ini banyak produk perawatan wajah menggunakan kandungan Niacinamide. Tentu bahan perawatan satu ini sudah tidak asing lagi di telinga para beauty enthusiast yang menggunakan produk kecantikan. Namun, bagaimana sebenarnya niacinamide dapat membuat kulit makin bersinar atau glowing?

“Niacinamide tidak diproduksi secara alami oleh tubuh, jadi Anda harus menggunakan produk perawatan kulit yang diformulasikan secara khusus dengan niacinamide untuk merasakan manfaat bahannya,” kata Tom Allison, wakil presiden senior dan kepala pemasaran profesional global di CeraVe dikutip dari HuffPost, Jumat (30/7/2021).

Niacinamide merupakan bentuk vitamin B3, yakni vitamin yang larut dalam air yang merupakan antioksidan kuat yang dibutuhkan setiap orang untuk mendukung sejumlah proses seluler.

Niacinamide muncul dalam produk yang dimaksudkan untuk permasalahan kulit, antara lain untuk mengurangi garis-garis halus dan kerutan, jerawat, eksim, perubahan warna, rosacea, pori-pori besar, kulit berminyak dan kerusakan akibat sinar matahari.

Erin Greer, direktur eksekutif pendidikan dan pelatihan di Alastin Skincare menjelaskan bahwa salah satu kekuatan super bahan niacinamide adalah memulihkan fungsi penghalang kelembaban kulit.

“Seiring bertambahnya usia, kita bisa kehilangan penghalang lipid yang membuat kulit bercahaya dan bercahaya. Niacinamide menghasilkan ceramide yang membantu memulihkan penghalang lipid, mengurangi dehidrasi, dan membantu kulit terlihat lebih baik,” kata Greer.

Dokter kulit Melissa Kanchanapoomi Levin mengatakan, niacinamide sebagai multitasker sejati dapat menetralkan radikal bebas dan membantu mengatasi perlambatan penuaan kulit melalui perbaikan dan peremajaan.

“Karena itu juga terbukti mengatur sekresi minyak dan pergantian sel kulit, itu [niacinamide] direkomendasikan untuk kulit kering, sensitif dan jenis kulit berminyak, rawan jerawat juga,” jelas Levin.

Dokter kulit Janiene Luke, ketua bersama komite teknologi dan media Skin of Color Society dan profesor asosiasi dan direktur dermatologi di Loma Linda University mengatakan, biasanya niacinamide dapat digunakan pada orang yang juga menggunakan retinoid, asam salisilat dan bahan pengelupas kimia lainnya, serta bahan-bahan yang menghidrasi seperti asam hialuronat.

Kebanyakan orang dapat mentolerir niacinamide. Namun, Janiene menyarankan konsentrasi yang berkisar dari 2 persen hingga 10 persen. Pasalnya, konsentrasi yang lebih tinggi terkadang dapat menyebabkan iritasi.

Dokter kulit dan asisten profesor klinis dermatologi di Yale New Haven Hospital Deanne Mraz Robinson mengatakan niacinamide tidak boleh digunakan bersamaan dengan produk perawatan kulit yang mengandung vitamin C.

"Ketika dikombinasikan dengan vitamin C, itu berubah menjadi niasin, yang dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi pada kulit sensitif,” jelas

Sementara itu, dokter kulit Ellen Marmur mengatakan membutuhkan waktu 8 hingga 12 minggu untuk niacinamide bekerja jika digunakan secara teratur.

“Tetapi dalam beberapa kasus, Anda akan melihat peningkatan yang sesegera mungkin,” kata Marmur.

Sumber : Bisnis.com