5 Jenis Rempah-rempah yang Punya Segudang Manfaat bagi Kesehatan

Pameran produk bahan baku industri farmasi, pangan fungsional, serta produk nutrisi dan kesehatan pada CPhI South East Asia dan Hi South East Asia 2017 di Jakarta, Rabu (22/3). - JIBI/Dwi Prasetya
31 Juli 2021 08:57 WIB Anissa Putri Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA  – Rempah-rempah Indonesia dikenal sampai ke seluruh dunia. Ada ratusan jenis rempah-rempah yang digunakan untuk bumbu masakan guna menambah citarasa.

Ahli gizi Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, Diane Vizthum mengatakan rempah-rempah merupakan salah satu sumber antioksidan dan memiliki segudang manfaat sehat bagi tubuh. Tidak perlu berburu rempah-rempah dari luar negeri, beberapa rempah-rempah lokal terbaik dapat ditemukan di pasar.

Melansir hopkinsmedicine, Diane Vizthum telah membuat rekomendasi rempah-rempah yang dapat dimasukkan ke dalam konsumsi makanan sehari-hari Anda:

1. Kayu Manis
Bumbu populer ini berasal dari kulit pohon kayu manis dan digunakan dalam segala masakan. Kayu manis sangat bagus untuk orang yang memiliki gula darah tinggi. Ini memberi rasa manis pada makanan tanpa menambahkan gula, dan penelitian menunjukkan itu dapat menurunkan kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe

Kayu manis juga dapat memberikan manfaat jantung sehat, seperti mengurangi kolesterol darah tinggi yang sangat penting bagi penderita diabetes dengan risiko lebih besar terkena penyakit jantung. Kayu manis bukanlah pengganti obat diabetes atau diet yang dikendalikan karbohidrat, tetapi dapat menjadi tambahan yang bermanfaat untuk gaya hidup sehat.

2. Kunyit
Kunyit terkenal karena penggunaannya dalam masakan sehari-hari dan telah menjadi makanan super karena kemampuannya untuk mengurangi peradangan. Salah satu komponen kunyit adalah zat yang disebut kurkumin.

Penelitian menunjukkan itu dapat mengurangi peradangan di otak, yang telah dikaitkan dengan penyakit Alzheimer dan depresi. Karena kualitas anti-inflamasinya, kurkumin juga efektif mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada penderita radang sendi, serta memiliki sifat anti-kanker yang kuat.

3. Jahe
Jahe adalah tanaman tropis yang telah digunakan dalam budaya Asia selama ribuan tahun untuk mengobati sakit perut, diare dan mual. Penelitian telah menemukan bahwa jahe efektif untuk menenangkan mual terkait kehamilan dan mengurangi sakit perut setelah operasi. Beberapa penelitian juga menemukan bahwa jahe mengurangi keparahan mabuk perjalanan atau mencegah gejalanya sama sekali.

4. Bawang Putih
Sebagian besar dari kita akrab dengan bawang putih yang sering digunakan dalam masakan. Tetapi yang mungkin tidak Anda ketahui adalah bahwa makan bawang putih dapat melindungi jantung Anda dari perubahan yang menyebabkan penyakit jantung.
Seiring bertambahnya usia, aterosklerosis dapat terjadi karena timbunan lemak yang terdiri dari kolesterol dan zat lain menumpuk di bagian dalam dinding arteri.

Para peneliti telah menghubungkan asupan bawang putih dengan menjaga pembuluh darah tetap fleksibel, terutama pada wanita. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa makan bawang putih dapat mengurangi kolesterol dan trigliserida.

5. Cabai Rawit
Cabai rawit mengandung zat yang disebut capsaicin yang membuat cabai memiliki rasa pedas dan juga dapat meredakan rasa sakit. Capsaicin mengurangi jumlah sinyal rasa sakit yang dikirim ke otak Anda. Ini bekerja pada rasa sakit yang disebabkan oleh radang sendi dan kerusakan saraf terkait diabetes.

Penelitian laboratorium dan studi menunjukkan bahwa makan cabai rawit juga dapat membantu mengurangi rasa sakit pada bisul. Meskipun orang sering mengasosiasikan makanan pedas dengan sakit perut, capsaicin membantu mengurangi bisul dengan membatasi pertumbuhan bakteri penyebab maag, mengurangi kelebihan asam lambung dan meningkatkan aliran darah.

Sumber : Bisnis.com