Tips Untuk Anda yang Memulai Karier Baru saat Pandemi Covid-19

Ilustrasi memulai karier baru saat pandemi Covid-19 - Tamilgoose
31 Juli 2021 09:57 WIB Rika Anggraeni Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 membuat banyak aktivitas termasuk aktivitas kerja berhenti. Namun, ada pula yang baru mMemulai karier baru atau beralih karier. Dalam kondisi pandemi Covid-19, ini butuh pertimbangan yang matang. Anda harus siap dengan keadaan dan kenyataan yang ada.

Alasan utama yang diberikan orang untuk beralih karier adalah karena diberhentikan atau takut di-PHK (pemutusan hubungan kerja), membutuhkan lebih banyak uang, dan merasa tidak ada ruang untuk berkembang di bidang mereka. Jika alasan ini sesuai dengan Anda, tidak ada kata terlambat untuk memulai karier baru.

Melansir dari HuffPost, Jumat (30/7/2021), inilah 4 cara untuk memulai karier baru di tengah situasi pandemi Covid-19:

1. Identifikasi keahlian ke bidang baru
Cara pertama adalah mengidentifikasi hal mana yang dapat Anda bawa ke bidang yang baru. Seorang pelatih pengembangan karir Jessica Hernandez mencontohkan orang yang beralih dari industri perhotelan ke logistik.

“Jika Anda berada di bidang perhotelan, Anda harus bekerja dengan pemasok dan vendor dan merencanakan pengiriman atau semacamnya. Meskipun berada di bawah industri perhotelan, hal-hal itu masih dapat dialihkan ke industri baru,” kata Hernandez.

Namun, Jika Anda tidak memiliki keterampilan, Hernandez menyarankan untuk mengambil kursus online dalam keterampilan yang Anda butuhkan. Cara ini dilakukan untuk mendapatkan sertifikasi yang dapat Anda masukkan ke dalam resume Anda.

Selain itu, Anda juga harus membaca tentang keterampilan teknis dasar dan konsep yang Anda perlukan untuk bertahan di bidang baru.

2. Tulis ulang resume
Pakar karier menyarankan untuk menempatkan studi mandiri Anda di bagian atas resume, seperti kursus pembelajaran LinkedIn dan bootcamp digital yang telah Anda ikuti.

Dengan begitu, seorang perekrut yang membaca sekilas halaman dapat dengan mudah memahami alasan Anda untuk beralih karier dan bagaimana Anda bekerja.

3. Perluas jaringan
Untuk memperluas jaringan, Anda dapat menghubungi orang-orang yang memiliki jenis pekerjaan yang Anda inginkan dan mintalah mereka untuk wawancara informasi.

“Cari tahu apa yang membuat mereka begitu sukses, apa yang mereka lakukan sebelum mereka mencapai posisi atau industri yang mereka geluti,” kata Hernandez.

Penting untuk tidak melakukan transaksional dan meminta pekerjaan kepada mereka, yang dapat membuat orang tidak tertarik pada pertemuan pertama. Sebaliknya, Anda meminta mereka untuk informasi dan saran yang dapat ditindaklanjuti. Hal ini akan membangun hubungan yang pada akhirnya dapat mengarah pada rekomendasi pekerjaan.

4. Cari tahu tingkat risiko dan anggarkan uang 
Pendiri platform keuangan pribadi My Money My Future Ramona Ortega mengatakan, ketika Anda membuat peralihan karier, maka Anda harus memiliki sejumlah uang selama masa transisi pekerjaan.

“Apakah Anda baru memulai pekerjaan baru [dan] itu akan memakan waktu tiga hingga empat minggu sebelum Anda benar-benar dibayar, atau Anda sedang mencari pekerjaan,” jelasnya.

Sebelum Anda beralih dari pekerjaan, Ortega menyarankan untuk melihat tagihan secara holistik, menggabungkan akun sehingga Anda dapat melihat gambaran lengkap dari mana uang Anda datang dan pergi, serta menabung untuk menutupi biaya hidup.

“Saya mungkin akan membutuhkan waktu delapan bulan sebelum saya meninggalkan pekerjaan saya untuk mempersiapkan diri,” katanya.

Sumber : Bisnis.com