Hati-Hati! 7 Kebiasaan Sepele Ini Bahayakan Kesehatan Anda

Insomnia. - boldsky.com
02 Agustus 2021 22:27 WIB Janlika Putri Indah Sari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Berhenti membahayakan diri sendiri jika Anda ingin hidup lebih lama dan lebih bahagia.

Ada banyak kebiasaan yang tanpa di sadari buruk bagi kesehatan dan seiring waktu akan membuat kerusakan pada tubuh.

Dilansir dari eatthis, Senin (2/8/2021), berikut kebiasaan sepele yang membahayakan kesehatan :

1.Terlalu Banyak Berolahraga

"Kebanyakan orang tidak cukup berolahraga, sehingga tingkat obesitas meroket," kata Marc Lobliner, ahli kebugaran dan pemilik TigerFitness.com.

Tetapi ketika orang mengikuti sebuah program, terkadang mereka akan melakukannya secara berlebihan, menghabiskan berjam-jam sehari untuk berolahraga dan meninggalkan kehidupan pribadi mereka.

Dengan melakukannya secara berlebihan, tubuh Anda akan sakit dan pikiran Anda akan terbakar.

2. Menetapkan Harapan yang Tidak Realistis

Media sosial dipenuhi dengan orang-orang cantik, dan itu bisa sangat menakutkan jika kita merasa tidak bisa mengukurnya. Tetapi penting untuk diingat bahwa foto-foto yang sempurna itu seringkali merupakan hasil dari filter dan photoshop. Mereka tidak hanya mendapatkan sudut yang sempurna, tetapi mereka membuat iri.

Dan jika hanya itu yang Anda lihat, maka akan itu akan membuta merasa kurang.

Bersikaplah lebih baik pada diri sendiri dan jangan menetapkan harapan yang tidak realistis berdasarkan ilusi.

Rangkul dan cintai perubahan positif untuk menjadi yang terbaik dan bangga dengan kemajuan Anda sendiri.

3. Tidak Cukup Tidur

Kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk yang terjadi setiap malam akan meningkatkan kadar hormon stres seperti kortisol, yang pada dasarnya menyimpan lemak dan memecah otot.

Kurang tidur setiap malam mendorong Anda ke dalam lubang yang dalam, sehingga lebih sulit untuk mengatasi kenaikan berat badan. Ini pada akhirnya dapat menyebabkan resistensi insulin dan berbagai masalah hormonal lainnya

4. Tidak Mengikuti Siklus Alami Tubuh

Wanita dan pria telah dididik sama tentang makan dan olahraga.

Karena siklus menstruasi dan hormon selalu berubah-ubah pada wanita.

Maka perlu memahami cara kerjanya dan menyesuaikan olahraga dan pola makan sepanjang bulan.

Misalnya, jika Anda mencoba makan lebih sedikit dan berolahraga keras seminggu sebelum menstruasi, kemungkinan Anda akan merasa lelah dan tidak kehilangan berat badan karena penurunan estrogen dan testosteron.

Karena energi Anda lebih rendah selama waktu ini, berolahraga selama lebih dari 30 menit meningkatkan kadar kortisol yang mengarah pada penambahan berat badan dan peningkatan stres secara keseluruhan.

5. Terlalu Banyak Duduk

Tubuh manusia telah berevolusi untuk bergerak dan sering bergerak. Duduk lama, terutama tanpa melakukan latihan stabilitas otot atau latihan mobilitas dapat menyebabkan postur tubuh yang buruk, nyeri kronis, konstipasi, dan gangguan aliran darah.

6. Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit Mendapatkan Sinar Matahari

Para ahli akan setuju, sinar matahari sangat penting, itu adalah salah satu dari beberapa fondasi untuk kesehatan. Matahari tidak hanya memberi l sinar UV untuk membuat vitamin D tetapi juga membantu mengatur ritme sirkadian atau jam internal.

Namun, ketika menghindari sinar matahari, atau terlalu banyak berada di dalam ruangan, itu dapat membuang jam sirkadian dan menghabiskan vitamin D.

Mirip dengan apa yang terjadi saat l di bulan-bulan musim dingin, suasana hati bisa turun tanpa sinar matahari.

Namun, jika terlalu banyak sinar matahari dapat menyebabkan kulit terbakar dan kanker kulit. Temukan media yang menyenangkan itu dan berjemurlah di bawah sinar matahari. Hindari paparan yang terlalu lama tanpa pelindung.

7. Melewatkan Makan

Melewatkan makan seolah telah menjadi tren populer karena merasa tidak punya waktu untuk sarapan. Atau, karena pemikiran melewatkan makan siang dipandang sebagai strategi penurunan berat badan. Tapi itu bukan ide yang bagus. Melewatkan makan justru merampas nutrisi penting dan energi yang dibutuhkan untuk menjalani hari.

Dr. Brynna Connor, MD, Duta Kesehatan di NorthWestPharmacy.com mengatakan jika penelitian telah menemukan bahwa orang yang sarapan setiap hari cenderung memiliki berat badan yang lebih rendah.

"Sedangkan mereka yang melewatkan waktu makan ini sering memiliki BMI yang lebih tinggi, kadar kolesterol yang lebih tinggi, dan peningkatan risiko diabetes," kata Dr. Connor.

Sumber : bisnis.com