Advertisement

Hati-Hati, 4 Minuman Ini Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh

Janlika Putri Indah Sari
Rabu, 25 Agustus 2021 - 17:17 WIB
Budi Cahyana
Hati-Hati, 4 Minuman Ini Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat merupakan hal yang wajib dilakukan selama pandemi. Namun, seringkali karena beberapa hal ceroboh justru memicu penyakit datang. Beberapa minuman bisa membuat tubuh rentan terhadap bahaya penyakit.

Dilansir dari eatthis, Rabu (25/8/2021) berikut adalah minuman paling bahaya untuk kekebalan tubuh:

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

1. Latte

Manisnya latte mampu memberikan ledakan energi yang cepat, namun mereka juga bisa merusak kesehatan kekebalan tubuh.
"Latte bisa menjadi sumber tambahan gula yang mengejutkan. Beberapa minuman ini bahkan bisa memberikan lebih banyak gula daripada sekaleng soda," kata Holly Klamer, MS, RDN, dari My Crohn's and Colitis Team.
Minuman itu punya gula dalam jumlah tinggi. Gula tersebut tidak hanya dapat menambah kalori ekstra, tetapi juga dapat berdampak negatif pada fungsi kekebalan tubuh.

Klamer juga mengatakan bahwa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gula tinggi juga dapat meningkatkan peradangan yang meningkatkan risiko beberapa penyakit.

2. Minuman beralkohol

Alkohol buruk untuk kesehatan kekebalan tubuh karena dapat mempengaruhi kemampuan tubuh. Orang dengan gangguan penggunaan alkohol rentan terhadap disfungsi kekebalan paru-paru di mana saluran udara bagian atas tidak dapat membersihkan patogen pernapasan,

3. Soda

Advertisement

Soda tidak hanya buruk untuk lingkar pinggang, tetapi juga buruk untuk kesehatan kekebalan tubuh.
Minuman yang mengandung tambahan gula dan natrium berbahaya bagi kekebalan tubuh. Keduanya memicu iritasi pada sistem tubuh yang dapat menyebabkan respons peradangan.

4. Jus buah

Jus buah tidak ideal untuk kesehatan kekebalan tubuh karena merupakan sumber gula yang besar, khususnya fruktosa dan glukosa. Fruktosa menyebabkan penumpukan lemak di tubuh dan memengaruhi hormon usus. Fruktosa juga membuat merasa lebih lapar, sedangkan glukosa menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Cerita Pelajar Gunungkidul Terseret Banjir, 1,5 Jam Berpegangan di Pohon Kayu Putih

Gunungkidul
| Rabu, 30 November 2022, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Luhut Ingin Gilas Oknum yang Hambat Investasi Masuk Indonesia

News
| Rabu, 30 November 2022, 19:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement