Hati-Hati, Bau Badan Bisa Jadi Tanda Sakit Jantung

Ilustrasi - boldsky.com
27 Agustus 2021 21:07 WIB Janlika Putri Indah Sari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Gejala sakit jantung kerap tidak dapat dikenali dengan baik. Seringkali tandanya tanpa disadari, salah satunya adalah bau badan.

Perubahan bau badan biasanya disebabkan oleh sejumlah alasan. Misalnya perubahan mendadak yang disebabkan oleh lingkungan, obat-obatan atau makanan. Namun jika perubahan bau badan mendadak itu terus-menerus dan tanpa sebab, itu bisa jadi tanda tanda penyakit jantung.

Dilansir dari express, Jumat (27/8/2021) berkeringat selama aktivitas fisik atau dalam cuaca panas itu sehat. Tetapi ketika individu mulai berkeringat saat mengalami ketidaknyamanan di dada, lengan, leher atau rahang itu bisa menjadi tanda potensi serangan jantung.

Asisten profesor peneliti keperawatan bedah medis Catherine Ryan mengatakan jika berkeringat berlebihan tanpa sebab adalah isyarat untuk mencari pengobatan jantung segera.

Namun penelitian tersebut tidak dapat menentukan apakah berkeringat merupakan indikasi dari serangan jantung yang lebih serius.

Seseorang lebih berisiko mengalami infark miokard jika keringat berlebih disertai dengan nyeri dada yang khas.

British Heart Foundation (BHF) mengatakan gejala serangan jantung bervariasi dari satu orang ke orang lain. Ada beberapa yang mengalami serangan jantung tanpa mengalami nyeri dada klasik.

Berkeringat ketika seseorang tidak demam dan tidak memaksakan diri atau di lingkungan yang panas, terutama jika disertai dengan gejala seperti pusing ringan, sesak napas, mual atau nyeri dada mungkin merupakan gejala serangan jantung. Dan itu tidak boleh diabaikan.

Memompa darah melalui arteri yang tersumbat membutuhkan lebih banyak upaya dari jantung , sehingga tubuh lebih banyak berkeringat untuk mencoba menjaga suhu tubuh tetap rendah selama aktivitas ekstra. Keringat tersebut yang membuat bau badan timbul.

Sumber : JIBI/Bisnis.com