Tips Cara Melepaskan Pasangan Toxic, Walau Anda Masih Cinta

Toxic relationship
01 September 2021 21:27 WIB Jessica Gabriela Soehandoko Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Terkadang sulit untuk melepaskan seseorang yang Anda cintai, namun jika mempertahankannya dapat berdampak buruk bagi kehidupan Anda.

Semakin Anda berargumen, maka akan semakin membingungkan dan membuat frustasi. Hubungan Anda semakin tegang dan argumen tidak mengubah apapun.

Anda mungkin telah menjalani hubungan bertahun-tahun, dan tidak bisa membayangkan hidup tanpanya. Namun Anda juga tahu bahwa kini dirinya sudah tidak baik untuk Anda. Anda juga tahu bahwa Anda harus mengakui kebenaran tersebut walaupun dapat menghancurkan hati Anda.

Namun untuk kebaikan, Anda harus melakukan sesuatu walaupun dapat menyakitkan, terutama jika hubungan mulai semakin buruk seiring bertambahnya waktu, atau setiap pembicaraan tidak dapat mengubah hubungan ke arah yang lebih baik.

Jika Anda berada di situasi tersebut, berikut 10 cara yang dapat dilakukan ketika berada di situasi tersebut, yang dilansir dari Bolde.

1. Sadari mengenai apa yang tidak baik untuk Anda

Anda harus berhenti dan menyadari rasa sakit yang disebabkan pasangan. Lihatlah pola dalam hubungan. Identifikasi cara pasangan terus mengabaikan kebutuhan Anda, merusak kepercayaan, dan memperlakukan Anda dengan buruk.

2. Buatlah daftar momen yang paling menyakitkan

Dengan membuat daftar tersebut, maka setiap kali Anda melihatnya akan merasa terpukul. Hal ini memang tidak memberikan rasa nyaman, namun dapat menunjukan Anda sesuatu yang penting, seperti tidak membuat satu kesalahan saja. Ketika merasa lemah, Anda dapat melihat kembali daftar ini.

3. Mengakui bahwa tidak akan menjadi lebih baik

Terkadang dengan semakin banyak pertengkaran dan akur kembali, maka semakin lama akan semakin egois atau dingin ketika kembali lagi dalam momen pertengkaran. Anda bisa saja dapat mengatasi masalah ini jika kalian mau mencoba dengan jujur. Namun jika tidak ada perubahan selama beberapa waktu, Anda harus mengakui bahwa tidak akan menjadi lebih baik.

4. Menyadari bahwa Anda tidak bisa memperbaiki hubungan sendirian

Ketika Anda berusaha untuk menanggung semua kesalahan, dan menyalahkan diri sendiri atas kebahagiaannya sendiri, maka hal ini menjadi salah. Hubungan seharusnya seperti sebuah jembatan, dimana Anda dan pasangan saling membangun ke arah satu sama lain. Jika Anda satu-satunya yang membangun jembatan, maka hal ini tidak akan cukup kuat untuk mendukung hubungan kalian berdua.

5. Menerima pengalaman patah hati

Ketika merasa lelah dan tidak bisa mengatasinya, Anda dapat memintanya untuk pergi. Rasanya tentu dapat menghancurkan hati sendiri, terutama ketika Anda mencintainya. Ketika mengalami hal tersebut, Anda harus menerima bahwa hal ini akan sangat menyakitkan. Namun jika menjalaninya, Anda akan sembuh dan baik-baik saja seiring dengan waktu.

6. Tentukan batasan yang jelas

Tentu tidak bisa melepaskan seseorang ketika membiarkan pintu Anda tetap terbuka. Namun jika membiarkan hal tersebut terjadi, maka Anda sama saja seperti merobek perban dari luka yang diterima, yang dapat mengakibatkan infeksi dan memperlambat proses penyembuhan.

7. Buatlah rencana saat Anda berada di titik lemah 

Walaupun telah menetapkan batasan, akan ada saatnya Anda benar-benar ingin mengabaikannya. Siapkanlah sebuah rencana sederhana mengenai apa yang akan dilakukan dan siapa yang akan Anda hampiri untuk mengalihkannya. Anda juga bisa menyiapkan rencana untuk mengalihkan perhatian tersebut hingga rasa itu berlalu.

8. Biarkan diri Anda merasa sakit

Ketika melepaskannya, Anda tentu akan mengalami ketakutan dan merasakan rasa sakit. Namun ketika membiarkan diri Anda merasa sakit dan merasa sedih, Anda juga bisa melepaskannya. Momen-momen indah memang layak disesali sehingga Adda dapat melepaskannya dan melanjutkannya.

9. Temukan apa yang dapat menyembuhkan 

Perhatikan apa yang membuat Anda tertawa, apa yang membantu bisa beristirahat, dan apa yang memberi rasa tenang. Kemudian lakukan lebih dari itu. Terhubunglah kembali dengan siapa Anda, dan sediakan ruang dan waktu untuk merasa senang.

10. Percaya pada masa depan Anda sendiri

Ingatlah masa depan yang bahagia, memuaskan, dan memiliki hubungan cinta yang sehat. Anda mungkin belum membayangkannya, namun dapat mempercayai ini. Pengalaman yang lalu adalah pengalaman dalam hidup yang tidak akan membatasi Anda.

Sumber : Bisnis.com