Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D

Ilustrasi vitamin dan suplemen yang bisa dikonsumsi pasien Covid-19 - Freepik
18 September 2021 16:37 WIB Ni Luh Anggela Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Vitamin D dibutuhkan oleh anak-anak hingga orang dewasa. Meski umum disebut sebagai vitamin, Vitamin D dianggap sebagai pro-hormon.

Hal ini karena vitamin D mampu diproduksi oleh tubuh manusia dari sinar UV yang dihasilkan matahari yang diserap kulit. Sementara vitamin lainnya tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh, sehingga harus diperoleh melalui makanan atau suplemen.
 
Tidak hanya menjaga kesehatan tulang, vitamin D juga diketahui dapat mencegah sejumlah penyakit serius seperti kanker, diabetes, dan multiple sclerosis.
 
Karena memainkan begitu banyak peran dalam tubuh termasuk mendukung kekebalan, kesehatan usus, kesehatan tiroid, dan banyak lagi, Anda dapat bertaruh bahwa tubuh Anda akan memberi tahu Anda ketika Anda tidak mendapatkan cukup vitamin D.
 
Tanda-tanda kekurangan vitamin D berikut adalah yang paling umum, melansir Mind Body Green, Jumat (17/9/2021).
 
1.  Suasana hati yang rendah

Sejumlah besar penelitian telah dilakukan tentang hubungan antara kadar vitamin D yang rendah dan kesejahteraan mental. Menurut tinjauan tahun 2020, banyak penelitian telah mengidentifikasi hubungan yang jelas, mencatat bahwa individu dengan masalah kesehatan suasana hati terlihat memiliki kadar vitamin D yang lebih rendah.
 
2. Ketahanan imunitas tubuh kurang

Vitamin D berperan penting dalam memperkuat imunitas tubuh. Mereka mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat dan efektif. Mikronutrien larut sangat penting untuk mendukung fungsi dan ketahanan sistem kekebalan Anda, terutama di tengah pandemi Covid-19.
 
3. Kesehatan tulang yang kurang optimal

Karena vitamin D membantu dalam penyerapan kalsium, kekurangan vitamin D pada akhirnya menyebabkan penurunan penyerapan kalsium serta pelepasan kalsium dari tulang, menyabot kesehatan dan kekuatan tulang dari waktu ke waktu.
 
4. Kabut otak

Vitamin D dapat mendukung fungsi otak sehari-hari, oleh karena itu, Nicole Avena, Ph.D., asisten profesor ilmu saraf di Mount Sinai School of Medicine, mengatakan, kekurangan vitamin D dapat membuat Anda merasa sulit untuk berkonsentrasi dan tidak bisa fokus ketika memikirkan suatu hal, atau yang dikenal dengan kabut otak.
 
Melihat gejala yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D,  sangat penting untuk memenuhi asupan vitamin D dalam tubuh Anda. Kadar vitamin D darah yang optimal adalah antara 50 dan 70 ng/ml, jika Anda merasa kekurangan vitamin D, Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin D  melalui suplemen.

Sumber : JIBI/Bisnis.com