Ini 10 Manfaat Kulit Kentang, Bantu Sembuhkan Luka

Kentang - Potatoes.com
20 September 2021 12:17 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, SOLO - Kentang adalah umbi-umbian yang kaya akan nutrisi. Ia mengandung protein, serat, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, potasiun, sodium, seng, tembaga, mangan, selenium, vitamin C dan B, serta folat.

Sayangnya, sebagian masyarakat hanya memanfaatkan bagian dagingnya untuk dimakan. Sementara itu, kulit kentang umumnya langsung dibuang begitu saja.

Padahal, kulit kentang sendiri bisa dimanfaatkan untuk keperluan kesehatan. Namun, jangan memakan kulit kentang yang tampak hijau ya.

Pasalnya, kentang tersebut mengandung solanin yang mana memberikan rasa pahit dan jika dikonsumsi berlebihan dapat menjadi racun serta menyebabkan masalah pada pencernaan.

Nah, lalu apa saja manfaat kulit kentang bagi kesehatan ini? Berikut ulasannya.

1. Baik untuk kesehatan jantung
Kulit kentang mengandung antioksidan karena memiliki dua senyawa fenolik dominan, yakni asam klorogenat dan asam galat. Senyawa tersebut dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Lebih jauh, kandungan postasiumnya juga baik untuk mengatur tekanan darah dalam tubuh.

2. Bersifat antibakterial dan antijamur
Adanya kandungan organik terpen dan flavonoid membuat kulit kentang memiliki senyawa antimikroba. Selain membantu mencegah infeksi, sifat bakteriostatik itu dapat digunakan dalam industri pengolahan makanan karena membantu melindungi terhadap patogen bawaan dan membantu dalam mengawetkan makanan.

3. Membantu sembuhkan luka
Kulit kentang dapat bertindak sebagai penyembuh luka alami, serta mencegah pertumbuhan bakteri berlebih di area sekitar luka. Ia memiliki kemampuan untuk menginduksi penyembuhan kulit dengan mendorong pertumbuhan sel dan memberikan kekuatan tarik pada kulit yang terluka.

4. Memiliki sifat antivirus
Tak hanya antibakteri dan antijamur, kentang juga memiliki sifat antivirus terhadap virus enterik. Hal tersebut dimungkinkan karena ia memiliki kandungan asam klorogenik dan caffeic.

5. Mencegah anemia
Sebuah riset menyebutkan bahwa kulit kentang mengandung 55 persen zat besi. Nah, zat besi di sini merupakan komponen penting untuk menjaga produksi dan suplai sel darah merah dalam tubuh. Dengan demikian, mengonsumsi kentang bisa membantu mencegah anemia.

6. Menurunkan berat badan
Kulit kentang adalah makanan pokok yang rendah lemak, tinggi energi, dan memiliki banyak nutrisi, seperti vitamin B dan C, serta kalium. Mengonsumsi kentang dapat membantu Anda kenyang lebih lama dan menjaga kalori agar tetap terkendali.

7. Memiliki antosianin
Antosianin adalah flavonoid yang memberi warna alami pada buah dan sayur. Kandungan antosianin pada kulit kentang ini lebih banyak daripada dagingnya, sehingga bisa mencegah penyakit radang hingga penyakit kronis.

8. Mengurangi kadar glukosa
Serat makanan dan polifenol dalam bubuk kulit kentang dapat membantu mengurangi kadar glukosa saat ditambahkan ke dalam makanan selama empat minggu. Selain itu, kulit kentang juga membantu mencegah kerusakan saraf mata akibat glukosa yang tinggi.

9. Memiliki sifat kemopreventif
Kentang mengandung glikoalkaloid untuk melindungi diri dari serangga. Saat terkena cahaya, konsentrasi tersebut akan meningkat dan berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Akan tetapi, dalam jumlah sedikit, glikoalkaloid memiliki sifat antikarsinogenik yang dapat membantu mencegah kanker.

10. Membantu dalam pengelolaan necrotising fasciitis
Necrotising fasciitis adalah bentuk kondisi kulit yang langka, fatal, dan agresif. Riset menunjukkan bahwa ketika diaplikasikan pada luka berbasis nekrosis, kulit kentang bisa membantu mengobatinya dengan berbagai modalitas, terutama karena kandungan glikoalkaloidnya, yang mana bertindak sebagai senyakwa toksik bagi mikroorganisme.

Sumber : Antara