Sejumlah Alasan Mengapa Orang Berselingkuh

Ilustrasi - Redbookmag
21 September 2021 22:07 WIB Ni Luh Anggela Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Tidak ada orang yang ingin diselingkuhi saat berada dalam sebuah hubungan, tetapi mau tidak mau beberapa orang mungkin mengalami hal ini dalam hubungan mereka.
 
Alasan seseorang berselingkuh sebenarnya tidak begitu jelas. Tapi satu hal yang kita ketahui adalah ada sesuatu dalam hubungan mereka sehingga seseorang memilih untuk menduakan pasangannya.
 
Orang yang berselingkuh kerap kali dipandang sebagai orang yang mengerikan. Mereka rela menghancurkan hubungan mereka agar bisa menikmati kebahagiaan dan kepuasan dengan orang lain. Ini tentu meninggalkan banyak pertanyaan bagi orang-orang disekitar mereka, mengapa ada orang yang tega melakukan hal tersebut kepada orang yang mereka cintai.
 
Meskipun merupakan tindakan yang tidak terpuji, Mitzi Bockmann, pelatih Life and Love bersertifikat yang berbasis di NYC mengatakan, orang yang berselingkuh tidak selalu merupakan individu yang bermoral rendah.
 
“Mereka adalah orang-orang yang pengalaman hidupnya telah mengatur mereka untuk tersesat,” kata Mitzi.
 
Jadi, mengapa seseorang dapat mengkhianati orang yang mereka cintai? Berikut adalah 5 alasan mengejutkan yang dapat membantu Anda memahami posisi mereka, melansir Your Tango, Selasa (21/9/2021).
 
1. Orang tua mereka melakukannya

Mitzi berbagi cerita mengenai kliennya yang terkejut saat pernikahannya. Bagaimana tidak, kliennya menemukan bahwa kedua orang tuanya berselingkuh dan itu menghancurkan keluarga mereka.
 
Kliennya kemudian bertekad untuk tidak membiarkan hal itu terjadi dalam kehidupan pernikahannya.
 
Namun 10 tahun kemudian, dia menemukan dirinya sengsara. Dia berusaha menerima bahwa cinta dan kehidupan seksnya telah berakhir dan dia benar-benar berjuang dengan itu.
 
Dan kemudian, dia bertemu dengan seorang pria dan semuanya berubah. Dalam beberapa bulan, kliennya berselingkuh dengan pria yang dia temui.
 
Suatu hari, kliennya berhenti sejenak dan menyadari bahwa dia melakukan persis seperti yang dilakukan orang tuanya dan dia merasa malu. Sejarah telah berulang tanpa dia sadari.
 
2. Mereka mencoba menyabotase hubungan mereka

Banyak orang terjebak dalam hubungan yang mereka benci, hubungan yang dimulai dengan sangat baik dan berubah menjadi kekacauan. Bisa jadi, hubungan itu tidak lagi memliki rasa hormat dan penuh dengan penghinaan. Mungkin, tidak ada hal lain yang dapat dilakukan selain bertengkar. Atau mungkin, mereka saling membenci sampai-sampai mereka tidak bisa menghabiskan waktu satu sama lain.
 
Bagi banyak orang, hubungan beracun semacam ini tidak dapat dipertahankan tetapi mereka juga merupakan hubungan yang tidak bisa mereka hindari.
 
Akibatnya, mereka melihat berselingkuh sebagai cara terbaik untuk menyabotase hubungan mereka.
 
Mereka tahu bahwa ketika pasangannya menemukan mereka berselingkuh, pasangannya akan menendang mereka keluar atau memilih pergi. Mereka tahu pasangannya mungkin tidak ingin lagi melihat mereka. Mereka tahu bahwa tidak mungkin hubungan mereka akan bertahan dari perselingkuhan.
 
Jadi, daripada menghadapi masalah dalam hubungan mereka dan mencoba keluar darinya dengan cara yang sehat, Mitzi menjelaskan, salah satu alasan mengapa orang selingkuh adalah karena mereka pikir itu akan membantu mereka keluar dari racun yang terpaksa mereka jalani setiap hari.
 
3. Mereka mencoba menyelamatkan hubungan mereka

“Saya pernah memiliki klien yang terapisnya mengatakan kepadanya bahwa perselingkuhannya sebenarnya telah menyelamatkan pernikahannya,” kata Mitzi.
 
Selama bertahun-tahun, kliennya tidak mendapatkan dukungan emosional yang dia butuhkan dari suaminya. Mereka bisa mengelola rumah tangga dengan sangat baik, menjadi orang tua yang sangat baik, keuangan mereka kuat, dan, secara umum, mereka bahagia.
 
Namun, dia tidak puas. Dia tahu bahwa ada sesuatu yang hilang dalam pernikahannya, sesuatu yang tidak dapat diberikan oleh suaminya.
 
Ketika dia mulai berselingkuh, kebutuhan emosional itu mulai terpuaskan.
 
Meskipun ini membuatnya merasa bersalah, itu juga memungkinkannya untuk mendapatkan apa yang dia butuhkan dalam hidupnya tanpa meninggalkan pernikahannya dan menghancurkan keluarganya. Tapi, di sisi lain dia juga berharap perselingkuhannya bisa memperbaiki keadaan ketika si pasangan mengajaknya untuk menjadi pasangan yang lebih baik.

4. Mereka depresi

Bagi orang yang depresi, tidak ada yang bisa membuat mereka bahagia. Mitzi menjelaskan, apakah mereka mengalami depresi kimiawi (kimia otak mereka tidak seimbang) atau depresi situasional (hal-hal dalam hidup mereka menyebabkan perubahan suasana hati), orang yang berjuang dengan depresi akan berusaha keras untuk menemukan hal-hal yang akan membantu mereka merasa lebih baik.
 
Memahami bahwa depresi adalah salah satu alasan mengapa orang berselingkuh dapat membantu menjelaskan hal yang tidak dapat dijelaskan, tambahnya.
 
5. Mereka memiliki masalah kontrol impulsif

Banyak orang memiliki masalah kontrol impuls dan masalah tersebut dapat mencegah mereka untuk mampu melawan situasi yang mungkin memberi mereka kesenangan.
 


Sumber : Bisnis.com