Begini Cara Menghadapi Mertua yang Toxic

Menantu dan mertua
24 September 2021 21:27 WIB Jessica Gabriela Soehandoko Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Setiap hubungan tentu terdapat hubungan yang positif dan negatif. Hal ini memang menjadi sebuah tantangan.

Seringkali hubungan antara seseorang dan mertuanya sering dianggap rumit di pandangan masyarakat. Hubungan bisa menjadi lebih baik daripada yang bisa diharapkan dan terkadang bisa menjadi toxic.

Terdapat beberapa ciri umum dari mertua yang toxic, seperti terlalu dramatis, bermain-main, dan kurang menghormati batasan Anda.

Dilansir dari Timesofindia (16/09/21), berikut beberapa cara untuk menghadapi mertua yang toxic oleh Ms Tiesta Duggal, Life coach, Energy Healer dan Therapist.

1. Identifikasi mereka cukup toxic

Langkah pertama untuk berurusan dengan apa pun adalah mengidentifikasi dan mengakui bahwa ada toksisitas dalam hubungan. Anda juga perlu memahami bagaimana perasaan Anda tentang hal itu.

Anda dapat berbicara dengan pasangan Anda atau seseorang yang berkontribusi positif dan membantu Anda lebih memahami dan mengelola situasi.

2. Jangan terlibat dalam argumen

Lepaskan diri Anda secara emosional dari pola tersebut dan kelola emosi tersebut di sekitarnya. Jika perlu, cari bantuan profesional dalam memproses dan menangani emosi Anda. Semakin Anda mencoba menjelaskan dan terlibat, maka semakin banyak drama yang akan tercipta, dan membuat Anda merasa lebih terkuras.

3. Berhenti untuk mencoba mengubahnya

Seringkali ketika kita mengalami perilaku yang tidak menyenangkan dari orang-orang, kita cenderung untuk mencoba mengubahnya. Namun jika seseorang sudah berada dalam pola yang toxic, maka akan sulit untuk mengubahnya.

Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah berusaha menyembuhkan diri sendiri dan melepaskan rasa sakit tersebut, sehingga Anda menjadi lebih damai.

4. Memaafkan

Saat Anda berusaha menyembuhkan rasa sakit, Anda juga perlu untuk mengatasi akar masalahnya. Hal ini meliputi memaafkan mereka dan melakukan afirmasi untuk melepaskan emosi di dalam dan menciptakan realitas yang lebih baik untuk diri Anda.

5. Fokus pada Hidup Anda sendiri

Salah satu pelajaran terbesar yang diajarkan oleh hubungan yang sulit adalah menemukan diri kita kembali dan membangun hubungan kita dengan diri kita sendiri. Anda dapat mencari dukungan pada pasangan Anda jika mereka memahami atau berkonsultasi denganseorang profesional yang dapat menangani perasaan tersebut.

Lepaskanlah perasaan tersebut dan ciptakan kehidupan yang dapat bekerja positif untuk Anda, sehingga Anda tidak terjebak dalam siklus rasa sakit atau toksisitas.

Sumber : Bisnis.com