Catat! Tips Konsultasi Medis Via Telemedicine agar Efektif

Telemedicine
27 September 2021 06:27 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Di masa pandemi COVID-19, konsultasi medis secara daring (telemedicine) menjadi hal yang semakin diminati dan menjadi pilihan di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat agar terhindar dari penyebaran covid-19.

Meskipun tidak serta merta menggantikan konsultasi tatap muka dengan dokter, telemedicine menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap perawatan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

"Terlebih bagi pasien dengan keterbatasan mobilitas karena kondisi kesehatannya, perjuangan pasien dan caregiver untuk ke klinik atau rumah sakit bisa diminimalkan, kata dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, FES, dokter Spesialis Penyakit Dalam (Endokrin-Metabolik-Diabetes) sekaligus advisor dari aido health dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan, umumnya, konsultasi dokter secara daring dilakukan dengan menggunakan fitur chat dan video call.

Sebagai hal yang relatif baru, edukasi mengenai pemanfaatan telemedicine masih dibutuhkan. Untuk itu, dr. Roy membagikan 7 tips untuk memaksimalkan konsultasi dokter secara online melalui fitur video call.

1. Persiapkan pertanyaan-pertanyaan dan hasil pemeriksaan lab terbaru. Persiapan pertanyaan penting agar kita bisa memperoleh data yang lengkap atas informasi yang kita butuhkan.

2. Ajukan maksud pertemuan dan keluhan yang ada dengan rinci. 
Contoh: “Dok, ketika makan tadi pagi saya muntah.” Usahakan menjelaskan keluhan pada permasalahan utama dan tidak melebar ke mana-mana.

3. Bagi pasien yang berusia lanjut sebaiknya ditemani anggota keluarga yang lebih muda.  Agar tetap efisien dan tidak menimbulkan distraksi, pasien cukup ditemani satu orang saja.

4. Sebaiknya pasien berada di ruang yang bisa bergerak bebas, misalnya bisa angkat tangan, kaki dan sebagainya. Kamera harus bisa memantau hal tersebut (kamera ponsel lebih disarankan karena bisa lebih mobile dibanding kamera laptop).

5. Siapkan juga obat-obatan yang sudah dan sedang dikonsumsi sehingga dokter akan melihat langsung obatnya. Ini agar dokter bisa menentukan obat apa saja yang akan dikonsumsi selanjutnya.

6. Sama seperti konsultasi tatap muka di rumah sakit pada umumnya, telekonsultasi melalui video call juga memiliki keterbatasan waktu. Untuk memaksimalkannya, pasien diharapkan fokus terhadap gejala dan keluhan yang di dirasakan pada saat melakukan telekonsultasi.

7. Mintalah dokter Anda untuk membuat rangkuman pemeriksaan saat telekonsultasi hari itu.

 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia