Vaksin Pfizer Aman dan Munculkan Antibodi Anak Usia 5-11 Tahun

Vaksin Pfizer dan BionTech
28 September 2021 11:57 WIB Nancy Junita Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Vaksin Covid-19 Pfizer terbukti aman dan mampu memunculkan antibodi pada anak berusia 5 tahun hingga 11 tahun. Dikutip dari keterangan dokter Adam Prabata, Selasa (28/9/2021), bahwa dosis vaksin Pfizer yang disuntikkan adalah 10 mikro gram atau 1/3 dari dosis untuk usia lebih dari 12 tahun.

Menurut Adam, dosis yang diberikan sebanyak dua dengan interval 21 hari. Adapun, antibodi yang dihasilkan relatif sama dengan antibodi yang dihasilkan oleh orang berusia 16 tahun hingga 25 tahun yang mendapat suntikan vaksin Pfizer.

Bagaimana dengan keamanannya?

Menurut Adam, vaksin Pfizer terbukti aman disuntikkan pada orang berusia 5 tahun hingga 11 tahun.

Vaksin Pfizer atau BNT162b2 adalah vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19. Vaksin Pfizer merupakan hasil kerja sama perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech dengan perusahaan farmasi asal Amerika, Pfizer. Vaksin ini mulai dikembangkan sejak tahun 2020.

Vaksin Pfizer adalah vaksin mRNA (messenger RNA). Jenis vaksin ini akan memicu sistem sistem kekebalan tubuh membentuk spike protein, yang nantinya akan membantu tubuh membentuk antibodi yang dapat melawan Virus Corona.

Berdasarkan uji klinis tahap III yang dilakukan di Amerika Serikat, Jerman, Turki, Afrika Selatan, Brazil, dan Argentina, vaksin Pfizer memiliki nilai efikasi, yaitu efek perlindungan terhadap Covid-19, sebesar 95 persen.

Berikut ini adalah hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menerima vaksin Pfizer

Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Vaksin Pfizer tidak boleh diberikan kepada orang yang alergi terhadap kandungan dalam vaksin ini.

Vaksin Pfizer tidak boleh digunakan oleh orang yang sedang mengalami Covid-19.

Beri tahu dokter jika Anda sedang menderita ISPA, kelemahan pada sistem kekebalan tubuh, gangguan pembekuan darah, HIV/AIDS, diabetes, hipertensi, penyakit autoimun, penyakit ginjal, penyakit paru, penyakit jantung, kanker, atau kelainan darah.

Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani pengobatan dengan obat pengencer darah, obat imunosupresan, suplemen, atau produk herbal tertentu.

Beri tahu dokter jika Anda sudah menerima vaksinasi Covid-19 dengan merek yang lain. Vaksin Pfizer dapat diberikan kepada ibu hamil dan ibu menyusui. Untuk ibu hamil, pemberiannya dapat dimulai pada usia kehamilan di atas 12 minggu dan paling lambat pada usia 33 minggu, di bawah pengawasan dokter.

Vaksin Pfizer disuntikkan ke otot (intramuskular/IM) oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter. Suntikan vaksin Pfizer diberikan sebanyak 2 kali dengan jarak 21 hari. Dosis vaksin Pfizer dalam sekali suntik adalah 0,3 ml.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia