Sulit Tidur Memunculkan Kebiasaan Ngemil yang Tidak Sehat?

Insomnia - boldsky.com
29 September 2021 05:27 WIB Annasa Rizki Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Sebuah studi terbaru dari Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, menyebutkan gagal mendapatkan jumlah tidur yang disarankan yaitu tujuh jam setiap malam, dapat menyebabkan kecenderungan ngemil yang tidak sehat. 

Melansir dari EatThis!, sebanyak 20,000 peserta survei yang berusia antara 20-60 tahun menunjukkan bahwa orang yang tidak cukup tidur cenderung memilih makanan yang kurang sehat.  

“Kami menemukan bahwa orang yang tidak mendapatkan cukup tidur atau begadang memiliki kebiasaan ngemil lebih banyak kalori, karbohidrat, dan gula saat malam hari daripada orang yang memiliki waktu tidur cukup,” ujar Christopher Taylor, seorang profesor di Ohio State University (OSU).  

Selain itu, minuman dengan kadar gula dan alkohol yang tinggi serta keripik kentang merupakan camilan yang paling banyak dimakan pada malam hari. Produk tersebut mengandung sedikit nutrisi.  

Baca juga: Dewa Budjana Ceritakan Pertama Kali Belajar Gitar dari Kuli Bangunan

Taylor menambahkan bahwa kebiasaan seperti males gerak, terlalu lama menatap layar, ngemil, dan begadang memicu obesitas dan penyakit serius.  

Sementara itu, saat Anda kurang tidur, hormon yang mengatur rasa lapar, ghrelin, meningkatkan rasa keinginan untuk makan dan ngemil, biasanya makanan yang rendah nutrisi.

Kurang tidur tidak hanya memengaruhi pilihan makanan Anda, dengan ngemil hingga larut malam, kelebihan energi yang tidak dimanfaatkan secara efisien akan menumpuk menjadi lemak.  

Kurang tidur akan memberikan efek mood yang buruk, pengambilan keputusan yang buruk, dan menurunkan konsentrasi.  

Makanan yang sebaiknya Anda makan untuk camilan di malam hari yaitu greek yogurt, telur, kacang-kacangan, buncis kering, alpukat, sayuran, dan tomat.

Sumber : bisnis.com