Kenali 5 Gejala Terkena Serangan Jantung, Diantaranya Diare

Ilustrasi serangan jantung - Bisnis
30 September 2021 19:27 WIB Dinda Aulia Ramadhanty Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah gejala yang tidak kita sadari bisa saja terkait serangan jantung. Gejala atau tanda dari serangan jantung salah satunya muncul rasa tidak nyaman di dada yang merupakan hal paling umum. Namun, sebenarnya masih 5 tanda serangan jantung yang perlu Anda ketahui. 

Dokter ahli kardiologi di Rumah Sakit Paras JK Dr. Amit Khandelwal mengutarakan bahwa ada beberapa gejala peringatan lain yang mungkin mengindikasikan serangan jantung. 

Berikut 5 tanda tubuh berpotensi terkena serangan jantung seperti dilansir dari PinkVilla, Kamis (30/9/2021)

1. Mual, diare, mulas, atau sakit perut

Sebagian besar, beberapa orang yang memiliki gejala ini selama serangan jantung seringkali mengabaikannya yang sebagai akibat dari sakit perut, atau alasan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan jantung.

Tetapi sangat penting untuk mengetahui bahwa gejala ini bisa terjadi selama serangan jantung. Jadi, jika diantara gejala diatas dialami salah satu dari gejala ini dan berisiko mengalami masalah jantung, segera lakukan konsultasi kepada dokter untuk menerima penanganan lebih lanjut.

2. Rasa sakit yang menjalar ke lengan

Gejala kedua yang mungkin belum disadari adalah rasa sakit yang melewati sisi kiri tubuh. 

3. Merasa pusing atau kepala terasa berat

Terlalu banyak hal untuk dikerjakan dapat memicu tubuh kehilangan keseimbangan atau merasa lemah untuk sementara waktu. Hal tersebut mungkin dikarenakan tidak memasok cukup makanan atau minuman ke dalam tubuh, atau pemicu lainnya.  Jika dirasa tiba-tiba tidak enak badan dan mengalami masalah dada atau sesak napas, segera hubungi dokter.

4. Mudah lelah

Maksudnya adalah tubuh tiba-tiba merasa lelah atau kehabisan napas setelah melakukan aktivitas yang sebelumnya terasa tidak sulit untuk dilakukan, contohnya seperti menaiki tangga atau membawa makanan dari mobil.

5. Mendengkur

Hal ini merupakan normal karena tubuh mungkin membutuhkan untuk mengambil napas sedikit saat tidur. Jika dengkuran sangat keras hingga terdengar seperti terengah-engah atau tersedak mungkin merupakan gejala mengidap sleep apnea

Hal tersebut terjadi saat tubuh berhenti bernapas beberapa kali di malam hari saat tidur yang berdampak akan memberi lebih banyak tekanan pada jantung. Dokter dapat memeriksa apakah memerlukan latihan dalam tidur dan jika iya, tubuh mungkin memerlukan mesin CPAP untuk mempercepat pernapasan saat tidur.

Sumber : Bisnis.com