Advertisement

Ini Kebiasaan-Kebiasaan Buruk yang Bisa Mempercepat Kematian, Salah Satunya Merasa Kesepian

Dinda Aulia Ramadhanty
Senin, 04 Oktober 2021 - 16:07 WIB
Budi Cahyana
Ini Kebiasaan-Kebiasaan Buruk yang Bisa Mempercepat Kematian, Salah Satunya Merasa Kesepian Ilustrasi - boldsky.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Ada beberapa kebiasaan buruk yang bisa mempercepat kematian tanpa disadari.

Beberapa gaya hidup seperti kurang tidur mempersingkat usia seseorang. Dikuti dari eathis, Senin (4/10/2021), lima kebiasaan ini bisa merusak kondisi kesehatan: 

  1. Waktu tidur yang kurang

Tidur sangat baik bagi sistem tubuh dan bisa menyegarkan menyegarkan diri termasuk otak, yang membersihkan dirinya dari puing-puing. 

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Namun, kualitas tidur yang kurang baik bisa menyebabkan peningkatan penyakit jantung, kanker, dan demensia. Para ahli termasuk National Sleep Foundation menyarankan agar orang dewasa tidur 7-9 jam per hari.

  1. Terlalu lama  duduk

Terlalu lama duduk dan jarang berolahraga bisa menyebabkan penyakit yang serius seperti demensia, diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular. 

Para ahli menyarankan untuk rutin berjalan kaki setiap harinya, dengan durasi 150 menit setiap minggu.

  1. Selalu merasa stres

Manajemen stres sangat penting dilakukan agar tubuh tetap prima. Stres bisa meningkatkan penyakit kronis dan membuat sel lebih cepat menua.

  1. Merasa kesepian

Sebuah studi telah menemukan bahwa kesepian dapat memiliki efek kesehatan negatif yang serupa dengan obesitas dan kurangnya aktivitas fisik. 

Bahkan pada penelitian di Finlandia baru-baru ini menemukan bahwa pria yang merasa kesepian selama dua dekade, lebih mungkin didiagnosis menderita kanker dan menghadapi prognosis yang lebih buruk.

Advertisement

  1. Tekanan darah yang tinggi

Tekanan darah seharusnya tidak lebih tinggi dari 130/80. Menurut Harvard Medical School, sekitar 70-79 persen pria yang berusia diatas 55 tahun secara teknis memiliki tekanan darah tinggi. 

Seiring berjalannya waktu, tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh, lalu meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan dimensia.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Pemanfaatan Tanah SG Boleh untuk Investasi, Ini Syaratnya..

Jogja
| Rabu, 28 September 2022, 19:37 WIB

Advertisement

alt

Suap Dana PEN, Eks Dirjen Kemendagri Divonis Penjara 6 Tahun

News
| Rabu, 28 September 2022, 18:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement