Ciri-Ciri Pengusaha Sukses Dunia, Patut Ditiru

Warren Buffet - JIBI
20 Oktober 2021 01:27 WIB Jessica Gabriela Soehandoko Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Berdasarkan berbagai wawancara, terdapat beberapa ciri utama dan kesamaan satu sama lain yang dapat membuat para pengusaha menjadi lebih sukses.

Setiap wirausahawan yang sukses juga memiliki kebiasaan dan keunikan masing-masing, yang dikembangkan selama bertahun-tahun dalam pengalaman dan di lingkungan mereka,

Berikut 8 ciri para pengusaha sukses yang mungkin dapat mengejutkan Anda, yang dilansir dari Thebalancesmb (20/11/19).

1. Pengusaha yang sukses lebih banyak mendengar daripada berbicara

Richard Branson mengatakan bahwa mendengarkan memungkinkan kita untuk belajar dari satu sama lain. Jobs juga memiliki tim penasihat dan karyawan yang berbakat dalam membantu mendukung semua keputusannya dibalik layar.

2. Mereka siap merangkul kegagalan

Anda perlu mengambil risiko di sepanjang jalan, dan menerima bahwa akan ada kegagalan dan kesuksesan. Hampir setiap pengusaha sukses memiliki beberapa kegagalan dalam hidup mereka. Steve Jobs juga tidak berkecil hati ketika dicampakkan dari perusahaan yang sukses ia bangun. Hal ini memberinya dorongan untuk menerima kegagalan itu dan bergerak lebih jauh ke depan.

3. Penasaran

Thomas Edison tidak akan pernah menemukan penemuannya, termasuk fonograf, kamera film, dan bola lampu listrik praktis yang tahan lama jika dia tidak penasaran. Kolumnis Inc., Naveen Jain, pendiri dan CEO Inome, merangkum esensi sifat ini dalam postingannya. Keingintahuan adalah sifat mendasar dari setiap pengusaha sukses. Para pemimpin bisnis tidak berhasil menjalani hidup dengan bersikap acuh tak acuh terhadap aktivitas yang terjadi di sekitar mereka. Mereka selalu mencari cara berikutnya untuk membuat sesuatu yang lebih baik.

4. Bertekad untuk mengikuti gairah mereka

Sayangnya, terlalu banyak orang yang menjalani hidup tanpa pernah menemukan apa yang benar-benar mereka sukai. Wirausahawan sukses tidak hanya menentukan apa hasrat mereka, mereka juga melakukan upaya habis-habisan untuk memastikan bahwa mereka mengikuti hasrat itu dengan sepenuh hati.

5. Mereka mengakui apa yang tidak mereka ketahui

Kesalahpahaman umum tentang pengusaha sukses adalah bahwa mereka sering sombong dan percaya bahwa mereka tahu segalanya. Namun, Anda mungkin menemukan bahwa wirausahawan mandiri yang benar-benar sukses tidak bersikap arogan.

6. Mereka tahu kapan dan bagaimana dalam mengatakan tidak

Manajer bisnis dan pemilik menemukan bahwa mereka memiliki tuntutan besar pada waktu mereka. Pengusaha yang benar-benar sukses dapat melihat banyak peluang untuk diambil oleh bisnis mereka. Lebih penting lagi, mereka juga dapat melihat bahwa mungkin tidak akan bermanfaat bagi mereka untuk mengejar setiap peluang yang datang kepada mereka. Mereka harus selektif dan memusatkan fokus mereka hanya pada ide-ide dengan potensi terbesar.

Ketika Steve Jobs kembali ke Apple pada tahun 1997, perusahaan tersebut memiliki 350 produk. Jobs mengurangi jumlah ini menjadi 10 produk dalam periode dua tahun. Dia mampu memberikan Apple fokus yang nyata, sebuah proses yang mereka teruskan hingga hari ini.

7. Mengetahui keseimbangan

Pengusaha yang benar-benar sukses tahu bahwa ada lebih banyak hal dalam hidup, daripada hanya menjalankan bisnis mereka. Mereka menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Mereka istirahat dan berlibur. Contohnya, Warren Buffet cenderung memilih pindah ke lokasi dengan gaya hidup yang lebih tenang dan tidak membuat stres.

8. Mereka tahu cara membangun tim yang baik

Jika Anda berniat menjadi pengusaha sukses, Anda akan mengetahui bahwa Anda tidak dapat melakukan semuanya sendiri. Ini adalah kemustahilan fisik, dan Anda pasti akan kehabisan tenaga.

Tidak seberapa cerdas, pendidikan, dan pengalaman mereka, manusia tidak akan mungkin memiliki keahlian lengkap yang dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan yang sukses sendirian. Tak satupun dari pengusaha telah menjadi sukses semata-mata atas kemauan mereka sendiri. Mereka membangun tim yang setia, kreatif dan terampil.

Sumber : JIBI/Bisnis.com