Bukan Cuma Wortel, Ternyata Labu Juga Baik untuk Kesehatan Mata

Labu kuning
22 Oktober 2021 23:27 WIB Ni Luh Anggela Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Mata merupakan salah satu organ penting bagi manusia. Meskipun kesehatan mata dapat mulai memburuk secara alami seiring bertambahnya usia, ada beberapa cara yang dapat membantu mempertahankan penglihatan yang baik lebih lama.
 
Merubah pola makanan Anda, seperti makan diet seimbang yang diisi dengan makanan kaya nutrisi termasuk sayur-sayuran dan buah-buahan, sangat dianjurkan untuk menjaga penglihatan Anda.
 
Namun, memasukkan satu sayuran ini bisa menjadi kunci untuk menghindari penyakit penglihatan tertentu.
 
Menurut dokter mata Alastair Lockwood, ahli bedah mata dan Penasihat kesehatan mata di Feel Good Contacts, labu bisa menjadi kunci untuk mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia (AMD), yang umum terjadi pada orang berusia 50-an dan 60-an, dan katarak.
 
Alasan mengapa labu disebut sangat bermanfaat dalam mengurangi risiko kondisi mata terkait usia tertentu adalah karena sayuran ini dikemas penuh dengan vitamin C, vitamin A, dan seng.
 
“Vitamin C memperlambat perkembangan degenerasi makula terkait usia (AMD) dan mengurangi risiko katarak. Vitamin A melindungi kornea dan meningkatkan penglihatan malam, sementara seng membantu mengantarkan vitamin A dari hati ke retina untuk membentuk melanin yang melindungi mata dan membantu memperlambat perkembangan AMD,” jelas Lockwood, melansir Express, Jumat (22/10/2021).
 
Labu juga mengandung lutein dan zeaxanthin, yang keduanya merupakan antioksidan. Antioksidan ini melindungi mata Anda dengan menyaring panjang gelombang energi tinggi cahaya. Mereka juga dapat mengurangi risiko penyakit mata kronis seperti katarak dan AMD.
 
Labu mengandung sejumlah nutrisi lain yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Selain vitamin, labu juga mengandung zat besi dan folat yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan luka.
 
Mereka tinggi serat dan potasium, yang membantu menurunkan tekanan darah dan membantu penurunan berat badan.
 
Meski memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya, Lockwood memperingatkan bahwa tidak semua makanan yang mengandung labu itu sehat.
 
Dia menunjukkan bahwa banyak hidangan musiman populer yang memanfaatkan labu sebenarnya dapat merusak kesehatan secara keseluruhan, daripada menawarkan khasiat penyembuhan labu saja. Misalnya, pai labu yang dikemas dengan gula.
 
Daripada mengonsumsinya secara berlebihan, dia merekomendasikan untuk dinikmati dalam jumlah sedang.  Atau, Anda dapat menggantinya dengan camilan labu yang sehat, termasuk biji labu panggang, yang dikemas dengan vitamin, smoothie, dan sup.

Sumber : Bisnis.com