Benarkah Minum Air Lemon Berbahaya untuk Ginjal?

Lemon - Istimewa
27 Oktober 2021 19:27 WIB Jessica Gabriela Soehandoko Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Lemon kaya akan vitamin C, yang meningkatkan penyerapan kalsium, penting untuk menjaga kepadatan tulang yang optimal. Air lemon merupakan minuman menyegarkan yang menjadi favorit banyak orang.

Ada banyak kekhawatiran tentang apa yang harus dimakan dan diminum oleh pasien ginjal dan apa yang harus mereka hindari. Banyak dokter mengatakan bahwa mereka sering ditanya oleh pasien ginjal apakah air lemon baik untuk mereka.

Ginjal kita melakukan fungsi mengeluarkan racun dan limbah dalam darah. Ginjal juga berperan dalam mengontrol tekanan darah, mengatur kesehatan tulang dan menjaga kadar zat kimia seperti kreatinin dan asam urat.

Penyakit ginjal kronis adalah ketika ginjal Anda tidak dapat menyaring darah Anda, yang berarti racun dan produk limbah menumpuk di dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berbahaya seperti stroke dan penyakit jantung.

Minum air lemon yang kaya vitamin C, antioksidan dan asam sitrat tidak memiliki risiko bagi pasien penyakit ginjal kronis.

Mengkonsumsi air lemon dapat memiliki efek minimal dalam mengurangi kadar kreatinin, tetapi tidak akan berkontribusi pada pertumbuhannya. Kreatinin adalah produk kimia limbah, yang merupakan produk sampingan dari keausan otot kita. Semakin banyak otot yang dimiliki seseorang, semakin banyak kreatinin yang ada dalam darah.

Volume kreatinin yang dibersihkan oleh ginjal dikenal sebagai klirens kreatinin. Pada orang sehat, kreatinin berkisar antara 95 ml per menit untuk wanita dan sekitar 120 ml untuk pria. Klirens kreatinin juga tergantung pada usia, ukuran dan kondisi ginjal. Mengkonsumsi air atau jus lemon tidak dapat meningkatkan atau menurunkan kadar kreatinin.

Minum air lemon atau jus lemon tidak dapat memperburuk kondisi pasien penyakit ginjal kronis. Padahal bila dikonsumsi berlebihan, bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan lainnya. Terlalu banyak air lemon dapat menyebabkan mual, diare dan muntah. Ini juga bertindak sebagai diuretik, yang berarti meningkatkan ekskresi cairan dalam tubuh sehingga sering buang air kecil.

Tidak ada waktu yang tepat untuk minum air lemon. Air lemon menciptakan lingkungan basa dalam tubuh dan dengan demikian paling baik bila dikonsumsi pertama kali di pagi hari.

Ketika Anda bangun setelah tidur nyenyak, tubuh Anda melakukan semua detoksifikasi dan memiliki sesuatu yang basa membantu menjaga keseimbangan pH.

Anda bisa mengonsumsi air lemon dengan jahe dan madu. Kandungan antioksidan dan antimikroba dari minuman mendukung fungsi ginjal yang sehat.

Sumber : Bisnis.com