Ini Manfaat dan Efek Samping Jahe yang Perlu Anda Ketahui

Jahe - boldsky.com
11 November 2021 22:07 WIB Ni Luh Anggela Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Jahe adalah rempah yang mungkin paling populer di seluruh dunia. 

Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara ini merupakan tanaman populer yang sering digunakan sebagai bumbu dapur hingga minuman yang menenangkan. Beberapa orang juga menggunakannya sebagai olahan kue jahe dan saus.
 
Namun, terlepas dari bagaimana cara Anda menggunakan dan mengonsumsinya, jahe sebenarnya memiliki beberapa efek samping yang cukup menarik dan mengejutkan.
 
Berikut 6 efek samping dan manfaat mengonsumsi jahe menurut ahli gizi, melansir Eat This, Kamis (11/11/2021).

1. Dapat membantu meningkatkan pencernaan dan meredakan mual

Amber Pankonin, MS, RD, ahli diet terdaftar, mengatakan bahwa jahe telah terbukti membantu meningkatkan motilitas lambung, yang pada  dasarnya membantu pergerakan makanan dari mulut ke usus besar sehingga Anda memiliki lebih sedikit gas dan kembung.

2. Dapat menyebabkan iritasi mulut dan tenggorokan bila dikonsumsi dalam jumlah yang besar

Pernah merasakan sensasi kesemutan setelah makan nanas? Anda mungkin akan mengalami hal yang sama ketika Anda makan jahe. Senyawa aktif yang memberikan manfaat kesehatan ini nyatanya juga dapat mengiritasi lapisan mukosa mulut dan tenggorokan. Selain itu, bagi orang yang tidak terbiasa dengan jahe mungkin akan menganggap rasa jahe sangat kuat dan menyakitkan di mulut.

3. Membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan

Pankonin mengatakan, jahe mungkin bermanfaat bagi mereka yang menderita nyeri sendi atau radang sendi . Jahe mengandung gingerol dan shogaol yang dapat membantu mengurangi peradangan terkait dengan sifat anti inflamasinya.

4. Membantu mengurangi rasa sakit kram menstruasi

Selain mengurangi rasa sakit dan peradangan, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa jahe efektif dalam mengurangi rasa sakit selama 3 hingga 4 hari pertama siklus menstruasi.

5. Mendukung penurunan berat badan pada mereka yang mengalami obesitas

Meskipun mekanismenya tidak sepenuhnya dipahami, namun menurut Whitney Linsenmeyer, PhD, RD, LD, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, dan Asisten Profesor Nutrisi di Saint Louis University, umumnya pemikiran bahwa jahe kaya akan bahan kimia tanaman yang terjadi secara alami yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi, yang diketahui menyebabkan penambahan berat badan dan membuat penurunan berat badan lebih sulit.

6. Suplemen jahe dapat menyebabkan gangguan pencernaan

Meskipun suplemen jahe dianggap relatif aman, dosis tinggi dapat menyebabkan gejala yang tidak diinginkan seperti gangguan pencernaan: kram perut, kembung dan gas. Senyawa aktif yang memberikan manfaat kesehatan juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan ketika dikonsumsi dalam dosis tinggi. 

Sumber : Bisnis.com