Begini Cara Mengikhlaskan Masa Lalu dan Melupakan Mantan Selamanya

Ilustrasi - Imgbuddy
27 Desember 2021 19:57 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Anda sudah putus dengan pasangan, tapi masih dibayangi kenangan dengan dirinya dan tidak bisa melepaskan masa lalu.

Antara Anda masih mencintainya atau Anda masih tidak bisa melepaskan masa lalu. Keadaan seperti ini tidaklah positif untuk diri Anda dan masa depan asmara Anda.

Sudah saatnya Anda belajar mengikhlaskan apa yang sudah terjadi di masa lalu. Apakah itu hal yang buruk, maafkanlah, atau hal-hal baik seputar mantan yang selalu terkenang, lupakanlah. Berjalanlah ke depan.

Jika Anda masih bingung darimana harus memulainya, berikut tips untuk mengikhlaskan masa lalu dan memaafkan mantan seperti dilansir dari Bolde :

1. Jaga jarakĀ 

Terus-menerus berada di sekitar orang atau situasi negatif pasti akan berdampak buruk. Untuk benar-benar melepaskan dan melanjutkan, Anda perlu membuat jarak antara orang-orang dan situasi tersebut. Jika Anda dapat melarikan diri dengan aman, lakukanlah. Bukan berarti Anda harus pindah ke seluruh negeri untuk menemukan kedamaian. Cukup nongkrong di tempat yang berbeda atau menghindari tempat Anda bersamanya akan membantu Anda tidak diingatkan tentang apa atau siapa yang menyakiti Anda.

2. Inventarisasi kebiasaan Anda

Dengan hilangnya suatu hubungan, muncul perasaan berat untuk diproses. Dan terkadang, perasaan berat itu membuat kita tenggelam dalam kebiasaan, dan tidak semuanya baik. Saat pindah dari masa lalu, ini lebih tentang masuk ke ruang kepala yang tepat. Terus-menerus mengulangi apa yang terjadi atau apa yang bisa terjadi jika Anda melakukan sesuatu yang berbeda memberikan kekuatan Anda. Anda meninjau kembali keadaan gelisah itu setiap hari. Ketika Anda merasa diri Anda kembali ke kebiasaan buruk itu, ubah salurannya. Fokus pada hobi untuk mengalihkan pikiran Anda darinya.

3. Jangan Mengingat kesalahan

Masa lalu sering menjadi tempat yang sulit untuk dikunjungi kembali. Sangat mudah untuk terjebak dalam segala sesuatu yang salah dan lebih khusus lagi, apa yang dilakukan orang lain (atau orang lain). Pahami, sesulit apa pun, itulah yang dilakukan. Lebih penting lagi, Anda tidak dapat mengontrol tindakan orang lain. Hanya milikmu. Anda tidak dapat menjalani hidup Anda dengan selalu memikirkan bagaimana seseorang melakukan kesalahan kepada Anda. Anda hanya dapat bergerak maju dengan pengetahuan yang Anda miliki sekarang. Sekarang Anda tahu apa yang tidak boleh dilakukan orang.

4. Ingat mereka tidak sempurna

Terkadang ketika kita melihat kembali hubungan yang hilang, mudah untuk berpikir bahwa mereka tidak pernah melakukan kesalahan dan itu semua pada Anda untuk apa yang terjadi.

Tetap kuat dan ingat bahwa tidak ada orang yang sempurna. Hubungan membutuhkan dua orang. Kedua belah pihak akan memiliki kekuatan dan kelemahan. Jangan menyerah untuk mengingat mereka sebagai pahlawan karena mereka juga bersalah dalam banyak hal, apakah Anda menyadarinya sekarang atau nanti.

5. Hapus pengingat

Foto lama, acara kalender mendatang, dan media sosial adalah hal-hal yang perlu Anda cermati. Meskipun mungkin tampak seperti ide yang baik untuk menyimpan kenangan indah yang pernah Anda miliki, Anda terus-menerus menempatkan diri Anda dalam keadaan tertekan. Dengan kenangan yang baik datang yang buruk. Yang terbaik adalah menyingkirkan itu semua. Hapus foto dan acara tersebut dan berhenti mengikutinya di media sosial. Blokir mereka jika perlu agar Anda tidak melihat akun mereka di mana pun di media sosial Anda. Anda tidak jahat, Anda hanya melanjutkan dengan cara yang terbaik untuk Anda.

6. Bersyukurlah dengan diri sendiri

Melepaskan dan move on itu berat. Kita semua mengalami kehilangan dan kesedihan secara berbeda. Yang penting adalah mengingat untuk memimpin dengan kasih karunia. Beri diri Anda belas kasih pada hari-hari Anda tidak bisa tidak memikirkan masa lalu. Jangan menyalahkan diri sendiri untuk itu. Anda tidak dapat membandingkan perjalanan penyembuhan Anda dengan perjalanan orang lain. Penyembuhan tidak linier. Ketika terasa sulit, pikirkan apa yang akan Anda katakan kepada seorang teman yang sedang mengalami situasi Anda. Katakan itu pada dirimu sendiri.

7. Terlibat dengan kehidupan nyata

Ponsel dan komputer kita membawa kita keluar dari kenyataan, dunia di mana segala sesuatu tampak mungkin dan pilihan kami lebih terbuka dari sebelumnya dalam hal kencan dan dunia profesional. Meskipun ini tidak selalu merupakan hal yang buruk, itu bisa terjadi ketika Anda menghabiskan terlalu banyak waktu menatap layar. Kami dibawa keluar dari masa sekarang. Kita fokus pada masa depan kita, yang hidup dalam imajinasi kita, atau kita fokus pada masa lalu, yang hidup dalam ingatan kita. Saat ini hilang sama sekali. Terlibat dengan kehidupan nyata menjaga hal-hal di masa sekarang.

8. Maafkan diri sendiri

Ketika hidup tidak berjalan seperti yang kita inginkan, kita menyalahkan diri kita sendiri. Yang bisa kita pikirkan hanyalah bagaimana kita tidak melakukan cukup banyak untuk mengubah hasilnya. Tapi inilah masalahnya: itu terjadi karena suatu alasan. Ada pelajaran yang lebih besar untuk dipelajari. Dan tidak peduli apa yang mungkin berubah, itu akan berakhir dengan cara yang sama. Jadi maafkan dirimu sendiri. Anda manusia. Dan bagian dari menjadi manusia adalah membuat kesalahan. Begitulah pertumbuhan terjadi.

Sumber : JIBI/Bisnis.com