Advertisement

Sering Mengantuk? Hati-Hati Diabetes

Newswire
Senin, 10 Januari 2022 - 22:17 WIB
Bhekti Suryani
Sering Mengantuk? Hati-Hati Diabetes Ilustrasi Cek Gula Darah - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Penyakit diabetes kini menjadi momok di masyarakat dna perlu diwaspadai gejalanya.

Bila Anda sering mengantuk bisa jadi salah stau pertanda. Kenapa diabetes menyebabkan kelelahan? Mengantuk atau kelelahan merupakan hal yang wajar terjadi ketika Anda tidak cukup tidur di malam hari atau begadang karena menonton bola semalaman.

Akan tetapi, jika Anda tetap mengantuk bahkan setelah bangun tidur, berarti ada sesuatu yang salah terhadap siste tubuh Anda. Menurut American Diabetes Association, penelitian menunjukkan bahwa 61 persen orang dengan diabetes tipe 2 yang baru didiagnosis melaporkan kelelahan dan mengantuk sebagai gejala.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Studi yang sama menemukan bahwa kelelahan adalah gejala paling umum kedua dalam kelompok ini.

Kelelahan dan mudah mengantuk adalah gejala umum diabetes. Ada banyak alasan mengapa diabetes dapat menyebabkan kelelahan, di antaranya:

- perubahan kadar gula darah
- gejala diabetes lainnya
- komplikasi diabetes
- masalah mental dan emosional akibat diabetes
- kelebihan berat badan

Diabetes mempengaruhi cara tubuh mengatur dan menggunakan gula darah. Ketika seseorang makan, tubuh memecah makanan menjadi gula sederhana, atau glukosa.

Pada penderita diabetes, pankreas tidak menghasilkan cukup insulin, atau tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif. Sel membutuhkan insulin untuk menyerap glukosa dari darah.

Jika sel-sel tidak mengambil glukosa yang cukup, itu bisa menumpuk di dalam darah. Sel membutuhkan glukosa untuk menyediakan energi. Rasa kantuk dan kelelahan mungkin terjadi ketika sel-sel tidak mendapatkan cukup glukosa.

Advertisement

Obat diabetes, seperti insulin atau metformin, membantu lebih banyak gula ini masuk ke dalam sel dan mencegahnya berkembang ke tingkat yang berbahaya dalam darah.

Gula darah rendah juga bisa menyebabkan kelelahan, terutama pada orang yang tidak mendapat cukup peringatan bahwa kadar gula darahnya sedang turun. Seseorang juga bisa merasa lelah setelah pengobatan gula darah rendah.

Bagaimana mengelola kelelahan dan rasa kantuk berlebih pada penderita diabetes? Perubahan gaya hidup dapat membantu seseorang mengelola diabetes dan gejala kelelahan.

Advertisement

Penyesuaian gaya hidup yang efektif dapat mencakup:
- mempertahankan berat badan yang sehat atau menurunkan berat badan jika perlu - berolahraga secara teratur
- makan makanan yang sehat
- mempraktikkan kebersihan tidur yang baik dengan waktu tidur yang teratur, tidur 7 hingga 9 jam, dan bersantai sebelum tidur - mengelola dan membatasi stres
- mencari dukungan dari teman dan keluarga Untuk mengurangi kelelahan, penting juga bagi seseorang untuk mengelola diabetes mereka dengan benar dan segala kondisi terkait.

Mencapai ini memerlukan langkah-langkah berikut:
- secara teratur memantau kadar gula darah - mengikuti diet yang membatasi karbohidrat olahan dan gula sederhana
- minum semua obat diabetes yang diresepkan dan mengikuti instruksi dokter dengan cermat
- mencari pengobatan yang tepat untuk setiap kondisi terkait, seperti penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, dan depresi

Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Anda Sering Mengantuk? Waspada Gejala Diabetes!

Advertisement

Sumber : Okezone.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Hajad Dalem Sekaten 2022 Kembali Digelar Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Jogja
| Selasa, 04 Oktober 2022, 11:57 WIB

Advertisement

alt

Kapolda Jatim Minta Maaf Atas Tragedi Kanjuruhan

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 14:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement