Advertisement

Usia Sudah Menginjak 40 Tahun? Cegah Kematian dengan Cara Ini

Ni Luh Anggela
Jum'at, 28 Januari 2022 - 18:47 WIB
Bhekti Suryani
Usia Sudah Menginjak 40 Tahun? Cegah Kematian dengan Cara Ini Kardiovaskular - istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Ada banyak penelitian yang telah menunjukkan bahwa tetap aktif secara fisik dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan dalam jangka panjang. Sebuah penelitian, yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine juga menunjukkan hal yang serupa. Aktif secara fisik bisa memperlambat kematian.

Diperkirakan, 110.000 kematian di AS bisa dicegah setiap tahunnya, jika orang berusia 40 tahun menjadi lebih aktif secara fisik setiap harinya, menurut studi tersebut.

Advertisement

Dalam penelitian ini, para peneliti mempelajari keaktifan fisik dan tingkat kematian dalam populasi orang dewasa tertentu. Mereka juga memperkirakan jumlah kematian yang bisa dicegah setiap tahunnya dengan hanya sedikit peningkatan pada tingkat aktivitas fisik sedang hingga kuat. Demikian dilansir dari Eat This, Jumat (28/1/2022).

Data akselerometer digunakan untuk menganalisis korelasi antara aktivitas fisik dan kematian dalam sampel orang dewasa AS dan memperkirakan berapa banyak kematian yang dapat dicegah setiap tahun ketika menambahkan sedikit aktivitas fisik sedang hingga berat ke dalam aktivitas mereka.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa dengan menambahkan aktivitas fisik 10 menit saja, mereka dapat menghentikan 110.000 kematian yang terjadi setiap tahunnya di AS.

BACA JUGA: Terpidana Kasus Korupsi Kredit Fiktik Bank Jogja Dijebloskan ke Penjara

Sepuluh menit tersebut bisa berupa berjalan kaki di kompleks perumahan atau bersepeda.

Studi tersebut juga menuturkan, jumlah kematian akan semakin menurun bila jumlah aktivitas fisik meningkat setiap hari menjadi 20 atau 30 menit.

Seiring bertambahnya usia, berbagai risiko penyakit juga ikut menghantui. Ini termasuk penyakit kardiovaskular, demensia, kecemasan, dan depresi.

Advertisement

Oleh karena itu, seorang profesor kedokteran di Stanford Medicine Randall Stafford menyarankan untuk rutin melakukan latihan inti, latihan kekuatan dan peregangan, untuk menjaga keseimbangan dan fleksibilitas, serta mengurangi hilangnya otot, terutama untuk individu berusia 40 tahun ke atas.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Istana Kepresidenan Jogja Jadi Pelanggan Pemerintah Pertama di DIY untuk Layanan REC PLN

Jogja
| Jum'at, 27 Mei 2022, 21:57 WIB

Advertisement

alt

Pendaftaran Gelombang 30 Ditutup, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Program Kartu Prakerja

News
| Jum'at, 27 Mei 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement