Advertisement

Layak Dicoba! 5 Cara Mengatasi Pikiran Negatif

Ni Luh Anggela
Rabu, 02 Februari 2022 - 21:37 WIB
Bhekti Suryani
Layak Dicoba! 5 Cara Mengatasi Pikiran Negatif Ilustrasi kesehatan mental terganggu saat pandemi Covid-19 - Freepik.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Apakah Anda pernah mendapatkan nasihat dari orang-orang di sekitar saat sedang sedih dan kecewa? Mencoba berpikir positif saat sedang kecewa, bukanlah hal yang mudah.

Dokter Spesialis Kejiwaan Santi Yuliani mengatakan memang tidak mudah untuk berpikir secara positif ketika Anda dilanda kesedihan atau kekecewaan. Sebab, kita juga tidak didesain untuk selalu positif.

"Dan kita perlu waktu untuk perlahan menerima dan mengarahkan pikiran kita jadi lebih rasional," kata dr Santi, melansir akun Instagram miliknya, Rabu (2/2/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA: Ini Kerusakan Akibat Angin Kencang di Kota Jogja Hari Ini

Dia menambahkan, berpikir positif adalah hal yang baik, tetapi tidak lantas membuat Anda harus selalu positif. Emosi negatif yang datang, menurutnya sesekali dibutuhkan.

Daripada selalu berusaha untuk berpikir positif, Santi justru menyarankan untuk melatih mengatasi pikiran negatif tersebut. Bagaimana Anda bisa melatihnya? Berikut  cara-cara yang bisa Anda lakukan.

  1. Kurangi label negatif pada diri Anda

Untuk bisa berpikir positif, otak Anda membutuhkan referensi hal baik yang ada dalam diri Anda.

"Sering melabeli diri kita dengan hal negatif seperti 'aku nggak layak', 'aku nggak mampu', 'aku jelek', 'aku tidak berhak', sama seperti menumpuk referensi negatif di otak, sehingga otak kita  menjadi sulit untuk mencari referensi positif," ungkap dr Santi.

  1. Apakah orang di sekitar Anda terlalu negatif?

Lingkungan sangat memengaruhi cara Anda berpikir. Ketika lingkungan Anda dipenuhi orang yang negatif, Anda akan mengalami kesulitan untuk berpikir positif.

Advertisement

  1. Apakah Anda sudah adil terhadap diri Anda sendiri?

Apakah Anda sudah membuat catatan mengenai hal positif yang Anda miliki? Apakah Anda sudah mencatat tentang kelebihan yang Anda punya dibanding orang lain? Jangan-jangan, Anda hanya mencatat hal negatif yang ada pada diri Anda? Jangan-jangan, Anda membandingkan kekurangan Anda dengan kelebihan orang lain?

  1. Apakah target Anda masuk akal dan spesifik?

Membuat target yang terlalu tinggi akan membuat target itu sulit dicapai, dan akhirnya saat Anda gagal mencapainya, ini akan membuat Anda down dan merasa tidak mampu.

Karena itu, buatlah target yang spesifik, agar Anda lebih mudah menentukan langkah apa yang harus Anda lakukan untuk mencapai target tersebut.

Advertisement

  1. Mulailah melihat hal baik yang ada di dalam diri Anda

Santi menyarankan untuk melatih otak kita, untuk mengumpulkan  informasi-informasi yang memotivasi dan memberikan energi baik supaya referensi Anda semakin kaya dan semakin terampil untuk berpikir positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Audit Stadion Maguwoharjo Tunggu Instruksi, Saat Ini Diklaim Sudah Penuhi Syarat

Sleman
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 09:27 WIB

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Jumat, 7 Oktober 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 07:09 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement