Advertisement

Penderita Hipertensi Diberi Garam? Ini Dia Penjelasannya

Arief Junianto
Sabtu, 16 April 2022 - 08:27 WIB
Arief Junianto
Penderita Hipertensi Diberi Garam? Ini Dia Penjelasannya Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan darah di atas ambang batas. Jika tidak segera ditangani, hipertensi bisa menyebabkan munculnya penyakit-penyakit serius yang mengancam nyawa, seperti gagal jantung, penyakit ginjal, dan strok.

Tekanan darah dibagi menjadi tekanan sistolik dan tekanan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh, sedangkan tekanan diastolik adalah tekanan saat jantung berelaksasi sebelum kembali memompa darah.

BACA JUGA: 5 Tips Jitu Mengelola Emosi

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Banyak pendapat bahwa garam merupakan pantangan untuk penderita darah tinggi, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialisasi Hematologi Onkologi Medik, Profesor Zubairi Djoerban melalui akun Instagram-nya membahas tentang darah tinggi dengan judul Kenapa Orang Yang Darah Tinggi Justru Diberi Garam? 

Apa Itu Natrium?

Natrium adalah salah satu zat di dalam tubuh yang termasuk elektrolit. Elektrolit lain di tubuh adalah kalium dan klorida. Salah satu fungsi elektrolit adalah menjaga stabilitas cairan tubuh.

Apa yang Terjadi Jika Natrium di Tubuh Rendah?

Kadar natrium kurang dari 135 nmol/I akan menyebabkan hiponatremia. Hiponatremia adalah gangguan keseimbangan elektrolit ketika kadar natrium dalam darah lebih rendah dari batas normal. Hiponatremia terjadi jika natrium banyak dikeluarkan atau jumlah air yang diserap tubuh meningkat.

Apa Efek dari Rendahnya Kadar Natrium dalam tubuh?

Jika kadar natrium terlalu rendah dalam tubuh bisa menyebabkan beberapa hal ini.

1. Pingsan dan menyebabkan cairan di sirkulasi darah encer

2. Untuk menormalkan konsentrasi natrium, cairan akan pindah dari pembuluh darah ke sel-sel tubuh. Makin rendah kadar natrium, makin banyak cairan yang pindah.

Advertisement

Apakah Kadar Natrium yang Rendah Bisa Berakibat Fatal?

Jika terjadi di jaringan otak, cairan yang menumpuk akan menyebabkan sel-sel otak bengkak. Akibatnya timbul gejala seperti mual, muntah, sakit kepala, dan mengantuk. Jika makin berat dapat terjadi penurunan kesadaran, bahkan pingsan hingga koma.

Siapakah yang Rentan pada Kondisi Hiponatremia?

Orang berusia tua sangat berisiko pada hipomatremia. Pasalnya, orang tua kerap mengalami gangguan dalam proses pengaturan penyimpanan air dan keseimbangan natrium.

Apa Organ Pengatur Keseimbangan Natrium?

Banyaknya air di tubuh diatur dengan mekanisme haus dan pengeluaran hormon tertentu (antidiuretic hormone, ADH). Pengaturan keseimbangan natrium utamanya dilakukan ginjal dan dipengaruhi oleh kerja jantung dan tekanan darah. Peningkatan pengeluaran hormon ADH menyebabkan air banyak diserap di ginjal dan yang dikeluarkan melalui kencing berkurang. Pengaturan keseimbangan natrium akan lebih berat bila disertai penyakit jantung dan ginjal.

Advertisement

BACA JUGA: Sedikit-Sedikit Bilang Healing, Sudah Tahu Arti yang Sebenarnya?

Hiponatremia juga dapat terjadi jika natrium dikeluarkan secara berlebihan, seperti pada muntah, diare, dan pemberian obat pelancar kencing (diuretika). Obat diuretika terkadang diberikan untuk terapi tekanan darah tinggi. Ada sekitar 60% hiponatremia pada orang tua yang disebabkan gangguan pengeluaran hormon ADH, gangguan ini sebagian terjadi akibat penyakit tertentu, seperti kanker, alzheimer, dan diabetes atau penggunaan obat-obatan diuretic, antirematik, antidepresi, karbamazepin, dan klorpropamid.

Bagaimana Cara Pencegahan Hiponatremia?

Jika ada obat-obatan yang selama ini dikonsumsi dan didugan berhubungan dengan terjadinya hiponatremia, maka obat itu harus dihentikan, tambahan asupan natrium diberikan melalui kapsul NaCI. Termasuk membatasi minum. Cukup 1-1,5 liter per hari. Lalu mengapa darah tinggi dianjukan mengonsumsi garam? Hiponatremia itu kondisi khusus seseorang yang memerlukan tambahan asupan garam dari luar, untuk diketahui, tekanan darah dipengaruhi oleh banyak faktor, tak hanya oleh keseimbangan natrium.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Mengaku Petugas BLT, Pencuri Gasak Perhiasan Rp105 Juta Milik Warga Minggir Sleman

Sleman
| Senin, 26 September 2022, 13:27 WIB

Advertisement

alt

Presiden Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK

News
| Senin, 26 September 2022, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement