Advertisement

Ini 10 Negara dengan Cuti Melahirkan Terlama

Mia Chitra Dinisari
Senin, 20 Juni 2022 - 20:47 WIB
Budi Cahyana
Ini 10 Negara dengan Cuti Melahirkan Terlama Ilustrasi kehamilan. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTACuti hamil adalah cuti yang diberikan kepada pekerja yang baru saja melahirkan untuk memulihkan kondisi dan memberikan waktu mereka merawat bayi.

Lama waktunya, biasanya diukur dalam minggu, seperti di Indonesia yang diberikan selama 3 bulan.

Advertisement

BACA JUGA: Apa Kabar Proyek TPST Transisi Piyungan? Ini Progres dan Target Pembangunannya

Selama cuti hamil, ada pegawai yang dibayar dan ada juga yang tidak. 

Di seluruh dunia, dilansir dari worldpopulationreview.com, pedoman cuti hamil minimum sering diatur oleh undang-undang, dan juga oleh perusahaan tempat pegawai tersebut bekerja.

Selain itu, banyak negara juga memberi orang tua pilihan untuk memperpanjang cuti mereka. Di Estonia, para ibu dapat mengambil 20 minggu cuti hamil yang dibayar penuh diikuti dengan 62 minggu cuti orang tua "bonus" opsional.

BACA JUGA: Positif Covid-19, Keberangkatan 2 Calon Haji Sleman Tertunda

Minggu-minggu opsional ini mungkin membayar persentase yang berbeda dari pendapatan ibu atau ayah misalnya, Austria menawarkan minimal 16 minggu dengan gaji 100%, lalu tambahan 44 minggu opsional dengan gaji 73,1%.

Di beberapa negara, seperti di Chili, cuti hamil dimulai beberapa minggu sebelum perkiraan tanggal lahir anak.

Advertisement

Di Chile, para ibu diharuskan untuk memulai cuti mereka enam minggu sebelum tanggal jatuh tempo, kemudian memperpanjangnya selama 12 minggu setelahnya (dengan kemungkinan penyesuaian jika tanggal jatuh tempo terbukti salah).

Di Austria, para ibu wajib mengambil cuti dari delapan minggu sebelum tanggal jatuh tempo hingga delapan minggu setelah melahirkan.

Berikut 10 Negara Teratas dengan Cuti Hamil Minimum Terpanjang (dalam minggu):

  1. Bulgaria — 58,6 minggu
  2. Yunani — 43 minggu
  3. Inggris Raya — 39 minggu
  4. Slovakia — 34 minggu
  5. Kroasia — 30 minggu
  6. Chili — 30 minggu
  7. Republik Ceko — 28 minggu
  8. Irlandia — 26 minggu
  9. Hongaria — 24 minggu
  10. Selandia Baru — 22 minggu

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Kasus Covid-19 Diperkirakan Naik di Juli, Bagaimana Nasib Event Wisata di DIY?

Jogja
| Rabu, 29 Juni 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Catat! Ini Kriteria Kendaraan yang Bisa Beli Pertalite dan Solar di MyPertamina

News
| Rabu, 29 Juni 2022, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement