Advertisement

Tak Sama! Ini Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air

Alifian Asmaaysi
Selasa, 28 Juni 2022 - 18:37 WIB
Bhekti Suryani
Tak Sama! Ini Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air Cacar monyet atau monkeypox disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui hewan ke manusia atau zoonosis. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Cacar monyet kian menjadi momok di belahan negara Eropa. Penyakit ini memiliki gejala awal yang mirip dengan cacar air. Namun ternyata, kedua jenis penyakit ini memiliki perbedaan yang mencolok.

Salah satu perbedaan mayornya adalah, kedua penyakit ini berasal dari virus yang berbeda. Cacar monyet (monkeypox) disebabkan oleh virus bernama Orthopoxvirus, sementara cacar air disebabkan oleh virus Varicella-zoster, yang juga sebabkan herpes zoster.

Kedua virus ini dapat menyebar melalui kontak dekat antar individu yang telah terinfeksi baik melalui droplet pernapasan ataupun kontak langsung dengan lesi kulit dan benda yang baru saja terkontaminasi.

Selain itu, kedua penyakit ini juga memiliki gejala awal yang mirip seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, kedinginan dan kelelahan.

Meskipun memiliki gejala dan proses penularan yang mirip, terdapat beberapa perbedaan yang bisa Anda kenali. Berikut perbedaan antara cacar monyet dan cacar air seperti dikutip dari Independent.

Perbedaan cacar monyet dan cacar air

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Infeksi cacar monyet identik dengan munculnya pembengkakan kelenjar getah bening atau dalam istilah medis dikenal dengan sebutan “limfadenopati”.

Para penderita cacar monyet umumnya akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening yang berada di leher, dagu, ketiak, belakang kepala, belakang telinga, hingga selangkangan.

Pembengkakan kelenjar bening atau limfadenopati ini tidak terjadi pada jenis cacar lainnya, termasuk cacar air.

Masa Inkubasi

Perbedaan kedua berada pada lamanya masa inkubasi antara cacar monyet dan cacar air. Masa inkubasi cacar monyet umumnya terjadi dalam 7 hingga 14 hari.

Sementara pada kasus cacar air, Centers for Disease Control (CDC) mengungkapkan bahwa membutuhkan waktu 16 hari sejak pertama kali tertular, bagi cacar air untuk muncul.

Advertisement

Ruam

Pada kasus cacar monyet, ruam atau pustula yang berisi cairan akan muncul dalam waktu yang bersamaan. Sementara dalam kasus cacar monyet, bintik dan lesi cacar tidak muncul pada waktu yang sama.

Lamanya Gejala

Gejala cacar monyet biasanya berlangsung antara dua hingga empat minggu. Sementara cacar air biasanya akan berlangsung selama dua minggu dan akan terus berangsur membaik dalam 7 hari pertama.

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Mengenal Melasma Kumis, Berbahaya?

Mengenal Melasma Kumis, Berbahaya?

Lifestyle | 16 hours ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Viral! Ibu-ibu Bermobil Mewah Nyolong Cokelat di Alfamart, Pegawai Malah yang Minta Maaf

Jogja
| Senin, 15 Agustus 2022, 09:07 WIB

Advertisement

alt

Belum Booster Mau Naik Kereta Jarak Jauh? Wajib PCR!

News
| Senin, 15 Agustus 2022, 08:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement