Advertisement

Sebaiknya Pilih Mana untuk Perencanaan Pendidikan Anak, Tabungan atau Asuransi?

Denis Riantiza Meilanova
Rabu, 06 Juli 2022 - 21:17 WIB
Arief Junianto
Sebaiknya Pilih Mana untuk Perencanaan Pendidikan Anak, Tabungan atau Asuransi? Ilustrasi - Sejumlah murid mengikuti Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta, Senin (3/1/2021). Riset menunjukkan biaya pendidikan terus naik setiap tahun. - Bisnis / Arief Hermawan P

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA -- Tidak dimungkiri, biaya pendidikan anak semakin hari kian tinggi, terutama di kota-kota besar. Oleh karena itu, perencanaan keuangan untuk pendidikan anak sangat penting.

Semua orang tua ingin anaknya mendapat pendidikan terbaik dengan fasilitas dan pengajaran unggul. Namun, tidak semua orang tua memiliki kemampuan finansial yang mapan.

Salah satu penyebabnya adalah banyak orang tua yang terlambat mempersiapkan pendidikan anak-anak mereka di tengah inflasi pendidikan yang terus meningkat.

“Perlu diketahui bahwa rata-rata biaya pendidikan di Indonesia naik sekitar 15 persen hingga 20 persen per tahun. Oleh karena itu, orang tua harus merencanakan pendidikan anak sedini mungkin, sehingga masa depan pendidikan anak bisa lebih terjamin. Jaminan ini juga meliputi berbagai jenis produk rencana pendidikan, termasuk tabungan, investasi, maupun proteksi pendidikan,” ujar Ricky Alexander Samosir, PR Manager Insurtech Qoala, melalui siaran pers, Rabu (6/7/2022).

BACA JUGA: Emak-Emak, Harga Emas Hari Ini Turun Tipis

Perencanaan keuangan untuk pendidikan anak juga berfungsi sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko finansial yang mungkin dialami pada saat anak melangsungkan pendidikan.

Berikut ini cara mempersiapkan pendidikan anak di masa depan:

1. Menentukan instansi pendidikan

Prinsip perencanaan pendidikan sejatinya untuk memberikan akses pendidikan terbaik bagi anak, maka tidak ada salahnya untuk menentukan instansi pendidikan yang akan mereka tempuh sejak awal. Namun, orang tua juga harus tetap memberikan kebebasan bagi anak untuk memilih. Pasalnya, pendidikan yang berhasil tentu berasal dari minat dan bakat sang anak.

2. Menyusun anggaran pendidikan

Advertisement

Biaya pendidikan menjadi unsur penting dalam perencanaan keuangan. Setidaknya saat menentukan anggaran pendidikan, orang tua bisa membuat estimasi awal besaran biaya akan dikeluarkan. Dari estimasi tersebut, akan lebih mudah untuk memperkirakan pengeluaran pendidikan hingga menentukan sumber pendanaannya. Jangan lupa untuk memperkirakan kemungkinan inflasi atau perubahan biaya pendidikan di masa yang akan datang.

3. Menyiapkan dana pendidikan

Setelah menentukan anggaran, orang tua tentu harus menyiapkan dana pendidikan. Salah satu yang paling efektif adalah dengan membuka tabungan pendidikan anak. Dengan cara ini, orang tua lebih mudah untuk mengalokasikan biaya pendidikan jangka pendek maupun jangka panjang. Selain dalam bentuk uang, orang tua juga bisa berinvestasi dalam bentuk tabungan emas, mengikuti program asuransi pendidikan, maupun mendaftar reksadana yang suatu saat bisa diambil sesuai kebutuhan.

Advertisement

4. Gunakan asuransi kesehatan dan jiwa untuk melindungi keuangan

Sebagai pencari nafkah, orang tua perlu memiliki asuransi kesehatan dan dilengkapi asuransi jiwa. Hal ini untuk menjamin apabila terjadi risiko kesehatan atau kematian tak terduga, sehingga masa depan anak dapat terlindungi khususnya secara finansial. Besaran biaya yang diterima tentu tergantung pada jumlah uang pertanggungan, maka penting untuk memastikan uang pertanggungan bisa menjamin kebutuhan masa depan dengan maksimal. Pembayaran yang diterima juga dapat memungkinkan mereka untuk melunasi hipotek atau utang yang ada, serta mengamankan masa depan keuangan keluarga, terutama untuk keperluan biaya pendidikan anak hingga tamat.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Pedagang Stasiun Wates Tagih Janji PT KAI yang Akan Buatkan Kios

Kulonprogo
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 09:47 WIB

Advertisement

alt

KPK Amankan 23 Orang dalam OTT Bupati Pemalang

News
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 09:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement