Advertisement

Kenali Penyebab Nyeri Haid yang Sampai Pingsan

Bernadheta Dian Saraswati
Kamis, 07 Juli 2022 - 12:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Kenali Penyebab Nyeri Haid yang Sampai Pingsan Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Rasa nyeri kerap terjadi pada wanita yang sedang haid atau menstruasi. Namun jangan meremehkan kondisi itu, terlebih jika rasa nyeri yang dirasakan sampai membuat pingsan. 

Kondisi nyeri saat haid disebut juga dengan dismenore. Secara medis, dismenore adalah suatu kondisi untuk menggambarkan keluhan kram yang menyakitkan dan umumnya muncul saat sedang haid.

Sementara dismenore sekunder adalah saat seorang wanita mengalami nyeri menstruasi yang disebabkan oleh kondisi yang mendasari, seperti kondisi tubuh yang tidak prima, kelainan pada sistem reproduksi, atau mungkin sedang menggunakan alat kontrasepsi. Kondisi ini terkadang membuat seorang wanita sampai pingsan saat merasakan nyeri haid

Dalam sebuah tanya jawab di salah satu laman website kesehatan, dijelaskan bahwa nyeri perut bisa wajar terjadi saat menstruasi akibat kontraksi otot rahim yang membuat pembuluh darah terjepit hingga sel-sel rahim pun kekurangan oksigen. Nyeri saat menstruasi ini bisa terasa dalam intensitas yang ringan hingga berat, tergantung dari ketahanan masing-masing orang. Biasanya, nyeri menstruasi bisa memberat akibat stres, kelelahan, malas olahraga, atau juga menjalani gaya hidup yang tidak sehat.

Baca juga: Sebaiknya Berapa Kali Ganti Pembalut saat Haid?

Akan tetapi, pada beberapa kasus, bisa juga nyeri menstruasi yang hebat menandakan seorang wanita mengalami suatu penyakit, misalnya adenomiosis, miom, endometriosis, radang panggul, kista ovarium, hamil ektopik, keguguran, dan beragam kondisi medis lainnya.

Wanita yang mengalami pingsan saat haid sebaiknya memeriksakan diri ke dokter atau dokter kandungan. Lewat pemeriksaan fisik langsung atau dibarengi juga dengan USG dan tes penunjang lain, seringnya dokter sudah bisa menentukan apakah kondisi Anda masih wajar ataukah berbahaya dan perlu mendapat penanganan khusus.

Lalu apa saja yang dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut? Bisa dilakukan dengan mengelola stres dengan bijaksana, perbanyak relaksasi, istirahat lebih banyak, kompres hangat perut yang nyeri, jangan sembarangan mengurut perut, dan minum obat paracetamol jika perlu. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Halaqah Fiqih Peradaban, Erick Thohir Perkenalkan NU Women hingga NU Tech

Bantul
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 09:17 WIB

Advertisement

alt

KPK Amankan 23 Orang dalam OTT Bupati Pemalang

News
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 09:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement