Advertisement

Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Ini Penyebabnya

Widya Islamiati
Selasa, 16 Agustus 2022 - 17:57 WIB
Bhekti Suryani
Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Ini Penyebabnya Ilustrasi pekerja merasa lelah dan mengantuk - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Setelah makan siang, rutinitas dilanjutkan kembali. Namun, tak jarang rutinitas justru dibarengi dengan rasa kantuk yang menyerang. Pasti pernah bertanya perihal ini bukan? Mengapa sangat mengantuk di siang hari.

Berikut ini jawaban seperti dikutip dari verywellhealth mengenai mengapa terasa kantuk pada siang hari setelah makan siang.

Rasa kantuk datang setelah makan siang karena beberapa hal, diantaranya elemen dalam makanan, dorongan tidur dan ritme sirkadian.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Kandungan dalam makanan

Ketika rasa kantuk datang setelah makan siang, bisa jadi makanan yang dikonsumsi mengandung unsur-unsur yang dapat menyebabkan kantuk. Meskipun biasanya jumlahnya cukup kecil dan tidak terlalu berpengaruh dalam rutinitas. Kandungan dalam makanan yang dapat sebabkan kantuk diantaranya adalah:

· Melatonin: Dalam makanan ada hormon melatonin. Melatonin ini punyai peran penting dalam waktu tidur, meskipun dalam tingkat rendah.

· Triptofan: Kandungan yang bisa jadi penyebab datangnya rasa kantuk lainnya adalah tiptofan yang terkandung dalam kalkun juga makanan lainnya. Meskipun efek dari triptofan cukup kecil, karena prosesnya tubuh mengubah triptofan menjadi melatonin, dan melatonin punyai peran dalam waktu tidur yang cukup kecil.

· Alkohol: Alkohol dapat tingkatkan efek adenosin yang bisa picu rasa kantuk. Meskipun kecil kemungkinan alkohol sebabkan kantuk setelah makan siang, karena alkohol biasanya tidak disajikan siang hari.

Dorongan tidur dan ritme sirkadian

Faktor yang lebih kuat mendatangkan rasa kantuk dibanding dengan kandungan dalam makanan adalah dua hal ini. Dorongan untuk tidur disebabkan oleh adanya penumpukan bahan kimia di dalam otak yang biasa disebut adenosin. Bahan kimia satu ini meninggi ketika sore hari dan mencapai puncaknya pada sesaat sebelum orang terlelap.

Semakin lama orang terjaga, semakin banyak juga penumpukan adenosin, semakin kuat juga rasa kantuk yang menyerang. Lalu ritme sirkadian yang punyai peran untuk mengatur periode terjaga dan tidur. Ketika ritme ini mneingkat sepanjang hari, dia kan membuat manusia terjaga dan melawan peningkatan adenosin yang sebabkan kantuk.

Advertisement

Namun, pada sore hari biasanya terjadi penurunan ritme ini sehingga sinyal peringatan menurun, dan dengan sendirinya rasa kantuk muncul. Biasanya ini terjadi tujh ingga sembilan jam setelah bangun tidur.

Bagaimana cara mengurangi rasa kantuk setelah makan siang?

Rasa kantuk yang datang setelah makan siang biasanya akan meningkat jika kurang tidur pada malam hari. Jadi, salah satu cara untuk mengurangi rasa kantuk yang datang setelah makan siang adalah dengan tidur yang cukup pada malam hari. Selain itu, berolahraga, konsumsi kafein dalam jumlah sedang dan tidur siang selama 10 hingga 20 menit jug dapat mengurangi rasa kantuk yang datang setelah makan siang

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca Jogja di Hari Terakhir Bulan September 2022

Jogja
| Jum'at, 30 September 2022, 08:07 WIB

Advertisement

alt

Kantor Tesla di Jerman Kebakaran selama 5 Jam

News
| Jum'at, 30 September 2022, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement