Advertisement

Punya Kucing atau Anjing? Jangan Beri Makanan-Makanan Ini!

Newswire
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 17:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Punya Kucing atau Anjing? Jangan Beri Makanan-Makanan Ini! Para pemilik anjing membujuk anjing mereka untuk melahap makanan saat beradu cepat dalam lomba Dog eating yang berlangsung di Drop Off Area Jogja City Mall, Sleman, Minggu (17/3). JIBI/Harian Jogja - Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Di film-film kartun, karakter anjing dan kucing biasanya terlihat lahap ketika diberi makan tulang ayam atau ikan. Namun sebenarnya, tulang bukanlah makanan ideal untuk anabul alias anak bulu.

Ketahui apa saja makanan yang pantang diberikan kepada kucing dan anjing serta bahaya yang mengintai bila makanan tersebut tetap diberikan kepada hewan piaraan.

"Tulang ayam, khususnya untuk anjing, saat digigit hancur dan serpihannya tajam bisa merobek tenggorokan," kata Dokter hewan Novi Wulandari di sela Indonesia International Pet Expo (IIPE), Tangerang, Jumat (26/8/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Meski serpihan tulang bisa lewat dan masuk ke lambung, ada kemungkinan serpihan-serpihan tajam itu melukai lambung dan pada akhirnya menimbulkan luka atau radang. Sebagai gantinya, Anda bisa memberikan mainan khusus anjing atau kucing yang memang ditujukan untuk digigit dan digerogoti.

Baca juga: Rayakan Usia ke-30 Tahun, Sailormoon Dipamerkan di Museum Jepang

Makanan lainnya yang harus dihindari untuk kucing dan anjing adalah cokelat. Novi mengatakan, ada zat di dalam cokelat yang meninggalkan residu pada kucing atau anjing. Ketika zat tersebut perlahan menumpuk, efeknya berbahaya untuk si anak bulu, bisa membuat mereka jatuh sakit bahkan berujung kepada kematian.

Sama halnya dengan cokelat, bawang juga bukan makanan yang boleh disantap oleh anjing dan kucing, tomat hijau dan juga alkohol.

Berikan makanan yang memang cocok untuk anak bulu Anda dan sesuaikan porsinya dengan berat hewan piaraan yang panduannya ada di setiap kemasan makanan. Meski ada hewan yang tetap lahap diberikan makanan manusia seperti nasi, makanan tersebut bukan santapan ideal bagi anak bulu karena komponen nutrisi yang dibutuhkan manusia dan hewan berbeda.

Pada manusia, karbohidrat menjadi salah satu sumber energi utama, sementara kucing dan anjing butuh protein tinggi. Novi menyebutkan, bila manusia adalah omnivora dan kucing karnivora, maka anjing ada di tengah-tengah, yakni semi omnivora.

Advertisement

Tergantung dari aktivitasnya, anjing juga butuh asupan nutrisi yang komponennya bervariasi. Anjing yang dipekerjakan sebagai anjing gembala sampai anjing SAR punya kebutuhan berbeda. Anjing yang butuh energi besar karena pekerjaannya memakan waktu lama membutuhkan lemak yang tinggi, sementara anjing yang diperbantukan untuk bekerja dengan intensitas sedang butuh protein, karbohidrat dan lemak yang komposisinya lebih seimbang.

Produsen makanan kucing dan anjing menyediakan berbagai jenis yang formulanya disesuaikan untuk ras anjing atau kucing tertentu. Anda bisa memilih makanan yang cocok sesuai dengan ras kucing atau anjing kesayangan. Ada juga banyak produsen yang menyediakan makanan yang formulanya cocok untuk berbagai jenis kucing atau anjing, tidak merujuk kepada spesifik ras tertentu.

Bagi pemilik anjing, Anda harus memberikan makanan secara rutin sesuai jadwal yang sudah ditentukan kepada hewan kesayangan. Pada anak anjing, umumnya makanan diberikan lebih banyak, yakni tiga kali sehari.

Advertisement

Untuk anjing dewasa, makanan yang diberikan lebih sedikit ketimbang untuk anak anjing dan bisa dibagi menjadi dua porsi, diberikan dua kali sehari pada waktu yang sama setiap hari.

Sementara pada kucing, pemilik bisa memberikan makanan sedikit demi sedikit karena si anabul bisa makan dalam jumlah kecil, namun sering. Cara ini juga bisa dipraktikkan karena ada kucing-kucing pemilih yang ogah makan bila makanan kering yang disuguhkan sudah terlalu lama terkena udara luar atau tak lagi beraroma menyengat seperti baru dituang dari wadahnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Begini Keterangan Dokter tentang Anak Difabel di Bantul yang Diduga Diperkosa Tetangga

Bantul
| Senin, 26 September 2022, 11:17 WIB

Advertisement

alt

Jokowi Sebut Situasi Global Tahun Depan Bakal Lebih Gelap, tapi Indonesia Punya Peluang

News
| Senin, 26 September 2022, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement