Advertisement

Waspada! Ternyata ini Penyebab Utama Munculnya Jerawat

Newswire
Minggu, 11 September 2022 - 05:27 WIB
Sirojul Khafid
Waspada! Ternyata ini Penyebab Utama Munculnya Jerawat Ilustrasi perempuan dengan kulit wajah yang berjerawat - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Masalah jerawat utamanya dipicu oleh gaya hidup kurang sehat, pola diet tidak seimbang, produksi minyak berlebih pada kulit, dan stres, menurut dr. Mishael Octaviany.

Mishael mengatakan, masyarakat Indonesia rentan mengalami masalah jerawat karena kondisi iklim tropis yang membuat produksi keringat jadi lebih tinggi.

"Jerawat juga mudah muncul pada mereka yang bertempat tinggal di kota besar yang tinggi tingkat polusinya,” kata dia yang menjabat sebagai Head Doctor Clinic de Votre Peau Gading Serpong melalui siaran persnya, Jumat.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Menurut dia, jerawat umumnya banyak terjadi di usia remaja atau 13 tahun ke atas karena ketidakstabilan hormon, yang biasanya mereda ketika menginjak usia 25 tahun.

BACA JUGA: Cara Bikin Kulit Wajah Awet Muda

Namun, sekarang banyak pasien berusia dewasa yang mengeluhkan masalah jerawat, termasuk body acne yang umumnya muncul di bagian punggung dan dada.

"Hal ini biasanya diakibatkan karena gaya hidup tidak sehat, seperti kurang tidur, pola makan tinggi lemak dan gula, dan juga penggunaan masker kala pandemi,” kata Mischael.

Dermatologist Clinic de Votre Peau dr. Ricky Fernando Maharis Sp.KK mengatakan, permasalahan jerawat masih menjadi salah satu masalah kulit utama di Indonesia. Menurut dia, dari ribuan pasien Clinic de Votre Peau, lebih dari setengahnya datang untuk mendapatkan solusi bagi masalah jerawat mereka.

Data dari Universitas Airlangga pada tahun 2022, menyebutkan masalah jerawat dialami oleh 9,4 persen populasi di dunia, dengan prevalensi tertinggi pada usia remaja.

Advertisement

BACA JUGA: Cara Bersihkan Usus Besar Secara Alami, Bisa Dilakukan di Rumah

Jerawat dapat dialami semua usia, antara usia 1-12 bulan, usia remaja, hingga dewasa. Angka kejadian pada usia remaja lebih tinggi pada laki-laki, akan tetapi pada usia dewasa lebih banyak dialami perempuan.

Tingkat prevalensi jerawat adalah 64 persen pada usia 20-an, 43 persen di usia 30-an dan 1-7 persen di usia 50 tahun ke atas.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antaranews

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Audit Stadion Maguwoharjo Tunggu Instruksi, Saat Ini Diklaim Sudah Penuhi Syarat

Sleman
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 09:27 WIB

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Jumat, 7 Oktober 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 07:09 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement