Advertisement

Orang Tua Harus Waspada Gejala Gangguan Ginjal Akut pada Anak

Newswire
Minggu, 16 Oktober 2022 - 21:07 WIB
Lajeng Padmaratri
Orang Tua Harus Waspada Gejala Gangguan Ginjal Akut pada Anak Ginjal / thekidneysolution.com

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kasus gangguan ginjal akut yang merebak memancing perhatian sejumlah pihak. Orang tua pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga anak-anak mereka.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Brian Sri Prahastuti turut mengingatkan para orang tua untuk bertindak cepat jika anak menunjukkan gejala awal gangguan ginjal akut. Adapun sejumlah gejala yang muncul biasanya seperti batuk, pilek, diare, muntah, urine yang sedikit, atau tidak ada produksi urine sama sekali.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Jika anak-anak mengalami keluhan, kami mengimbau para orang tua untuk tidak melakukan self-diagnose. Sebaiknya, segera berkonsultasi dengan dokter di fasilitas kesehatan terdekat,” kata Brian dalam keterangan tertulis yang dikutip dari Solopos.comjaringan Harianjogja.compada Minggu (16/10/2022).

Ia juga menekankan pentingnya langkah preventif untuk memberikan jumlah cairan yang cukup pada anak-anak. Seperti diketahui, mengonsumsi air putih yang cukup bisa berdampak baik bagi tubuh.

Saat ini, kata Brian, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) membentuk tim untuk menyelidiki kasus gangguan ginjal akut pada anak.

Kemenkes juga sudah menerbitkan tata laksana dan manajemen klinis gangguan ginjal akut progresif atipikal sebagai kerangka acuan bagi fasilitas kesehatan jika menemukan anak dengan kasus tersebut di wilayahnya.

“Kami minta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik arena pemerintah sudah bekerja untuk menyelidiki kasus ini (gangguan ginjal akut pada anak),” kata Brian.

IDAI melaporkan jumlah kasus gangguan ginjal akut Atipikal atau gangguan ginjal akut misterius pada anak bertambah menjadi 152 kasus hingga 14 Oktober 2022.

Advertisement

Angka ini meningkat dari sebelumnya, sebanyak 146 kasus. Jumlah tersebut diperoleh dari laporan 16 cabang IDAI di seluruh Indonesia.

Hingga saat ini, tercatat sudah 14 provinsi yang melaporkan adanya kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak.

DKI Jakarta menjadi yang terbanyak, diikuti oleh Jawa Barat, Sumatra Barat, Aceh, Bali, dan DIY.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Data Pemilih Gunungkidul Terus Diperbarui Setiap Bulan

Gunungkidul
| Senin, 28 November 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Rapimwil PPP Jateng Diwarnai Teriakan Erick Thohir Cawapres

News
| Minggu, 27 November 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement