Advertisement

Mayoritas Orang Tidak Sadar Mengidap Diabetes, Pahami Faktor Risikonya

Newswire
Kamis, 10 November 2022 - 09:37 WIB
Lajeng Padmaratri
Mayoritas Orang Tidak Sadar Mengidap Diabetes, Pahami Faktor Risikonya Ilustrasi Cek Gula Darah - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Ada sejumlah faktor risiko yang harus diwaspadai terkait penyakit diabetes. Skrining diabetes menjadi cara deteksi yang penting dilakukan.

Sekretaris Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). Wismandari memaparkan faktor risiko yang harus diwaspadai antara lain adanya riwayat melahirkan bayi dengan berat badan di atas 4 kilogram atau riwayat diabetes melitus gestasional, orang dengan hipertensi atau mendapat terapi hipertensi.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Selain itu, faktor risiko lainnya adalah adanya riwayat prediabetes, obesitas berat, riwayat penyakit kardiovaskular dan perempuan dengan sindrom polikistik ovarium.

Selain orang gemuk, di mana Indeks Massa Tubuh ≥23 kg/m2, skrining diabetes juga perlu dilakukan oleh orang berusia di atas 45 tahun meski tidak memiliki faktor risiko.

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi ke-5 di dunia yaitu sebesar 19,5 juta (10,6 persen) dan angka ini diperkirakan akan mengalami peningkatan menjadi 28,6 juta pada 2045.

Diabetes adalah penyakit menahun (kronis) berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal.

Gaya hidup dengan aktivitas fisik kurang, ditambah diet tinggi lemak dapat mengakibatkan diabetes. Penyakit ini belum bisa disembuhkan, meski begitu masih bisa dikendalikan.

Permasalahan yang ada saat ini terkait penyakit diabetes adalah sebagian besar penderita diabetes tidak menyadari kalau dirinya menderita penyakit diabetes. Hal ini biasanya terjadi di antara 3 dari 4 orang penderita diabetes.

Advertisement

Selain itu, karena kurangnya kesadaran terhadap kontrol berkala. Akibatnya, penyakit kerap ditemukan pada tahap lanjut atau sudah disertai komplikasi.

"Jangan tunggu sampai neuropati atau sakit jantung, harus periksa sebelum itu," katanya.

Orang dengan diabetes memiliki risiko komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, arteri perifer, retinopati diabetik, nefropati diabetik dan neuropati.

Advertisement

Komplikasi diabetes, selain dapat menimbulkan kematian, juga dapat mengurangi kualitas hidup, contohnya gangguan neuropati diabetik yang dapat membuat penderita tidak menyadari bila ada luka pada tubuhnya.

"Oleh karena itu, orang dengan diabetes harus teratur melakukan konsultasi atau kontrol ke dokter, patuh pada rekomendasi penanganan yang diberikan oleh dokter dan melakukan deteksi dini risiko penyakit penyerta," jelas dia.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Data Pemilih Gunungkidul Terus Diperbarui Setiap Bulan

Gunungkidul
| Senin, 28 November 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Rapimwil PPP Jateng Diwarnai Teriakan Erick Thohir Cawapres

News
| Minggu, 27 November 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement