Advertisement

Ini Cara Membedakan Benjolan Biasa dan Kanker

JIBI
Jum'at, 11 November 2022 - 08:57 WIB
Lajeng Padmaratri
Ini Cara Membedakan Benjolan Biasa dan Kanker Ilustrasi mengecek benjolan kanker payudara. - shutterstock/Suara.com

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO—Saat muncul benjolan di tubuh, banyak orang yang bertanya-tanya apakah benjolan tersebut berbahaya hingga termasuk kanker, atau bukan.

Kebanyakan orang tentu cemas ketika menemukan adanya benjolan di tubuhnya. Namun sebenarnya tidak semua benjolan bersifat serius dan perlu penanganan segera. Agar lebih jelas, sebaiknya ketahui perbedaan pembengkakan di tubuh yang berbahaya dan tidak.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Benjolan atau tumor bisa muncul di bagian tubuh mana saja. Benjolan yang muncul bisa disebabkan oleh bawaan lahir, infeksi atau peradangan, cedera, serta pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel tubuh. Namun, kebanyakan benjolan tersebut umumnya tidak berbahaya.

Menurut laman Alodokter.com yang dikutip dari Solopos.com, Jumat (11/11/2022), berikut ini beda benjolan kanker dan bukan:

1. Waktu munculnya benjolan

Cara pertama untuk membedakan benjolan sebagai kanker yang berbahaya dan bukan adalah dengan mengetahui waktu kemunculan benjolan.

Benjolan kongenital atau yang sudah ada sejak lahir biasanya tidak berbahaya, misalnya hemangioma. Benjolan ini umumnya tidak membutuhkan penanganan karena akan mengecil dengan sendirinya seiring pertambahan usia.

2. Penyebab munculnya benjolan

Advertisement

Selain mengetahui waktu kemunculan benjolan, cara membedakan benjolan yang berbahaya dan tidak juga bisa diketahui dari penyebab kemunculannya.

Kebanyakan benjolan akibat cedera hanya berupa memar otot yang muncul karena pecahnya pembuluh darah. Umumnya, benjolan akibat memar akan mengecil dengan sendirinya.

3. Infeksi pada benjolan

Advertisement

Benjolan akibat infeksi biasanya akan muncul dalam bentuk kumpulan nanah. Kondisi ini disebut juga abses atau bisul. Namun, jangan khawatir, karena abses dapat diatasi dengan mengonsumsi obat antibiotik dari dokter atau dengan prosedur pembedahan kecil.

4. Karakteristik benjolan

Anda juga dapat mengetahui benjolan sebagai kanker yang berbahaya dan bukan dari karakteristiknya. Benjolan yang keras, tidak dapat digerakkan, permukaannya tidak rata, dan tumbuh dengan cepat biasanya merupakan benjolan yang berbahaya sehingga perlu segera diperiksakan ke dokter.

5. Gejala yang menyertai benjolan

Advertisement

Jika benjolan disertai dengan gejala lain, seperti penurunan berat badan yang drastis serta demam dan rasa lelah berkepanjangan, Anda perlu waspada dan segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Pasalnya, benjolan yang disertai gejala-gejala tersebut bisa jadi menjadi tanda adanya kondisi medis tertentu, misalnya kanker.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Solopos.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Tiga Bansos di Gunungkidul Cair Bersamaan untuk Puluhan Ribu Orang

Gunungkidul
| Kamis, 01 Desember 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Erick Tohir Dijagokan Jadi Cawapres pada Pemilu 2024

News
| Jum'at, 02 Desember 2022, 00:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement