Advertisement

Posisi Tidur Bisa Redakan Batuk, Ini Penjelasannya

JIBI
Selasa, 15 November 2022 - 07:57 WIB
Lajeng Padmaratri
Posisi Tidur Bisa Redakan Batuk, Ini Penjelasannya Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SOLOBatuk di malam hari tentu terasa sangat mengganggu dan mengurangi kualitas tidur, karena itu ketahui posisi tidur yang tepat untuk redakan gejala batuk.

Tidur yang cukup sangat dibutuhkan saat sedang sakit agar tubuh lebih kuat dalam melawan penyakit. Gejala batuk biasanya akan memburuk saat malam hari sebelum tidur. Tak jarang, batuk juga bisa membuat Anda terbangun dari tidur.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Hal ini terjadi karena berbaring telentang dapat menyebabkan lendir menumpuk di tenggorokan, sehingga memicu batuk. Selain itu, jika Anda menderita GERD, berbaring juga bisa menaikkan asam lambung ke kerongkongan dan membuat Anda menjadi lebih sering batuk.

Untuk menyiasatinya, Anda bisa mencoba posisi tidur tertentu untuk redakan batuk dan tidak mengganggu waktu tidur di malam hari. Menurut alodokter.com yang dikutip dari Solopos.com pada Selasa (14/11/2022), jika batuk memburuk saat Anda berbaring, cobalah topang kepala dan leher menggunakan beberapa tumpukan bantal. Tidur dengan kepala lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya diketahui bisa mencegah batuk.

Akan tetapi, cara ini tidak direkomendasikan untuk anak-anak.  Selain itu, posisi tidur juga perlu diubah jika Anda menggunakan kipas atau AC yang mengarah langsung ke wajah saat berbaring di tempat tidur. Ini karena hembusan angin dari kipas atau AC juga bisa memicu batuk.

Selain itu, AC juga perlu dibersihkan secara rutin. Alasannya kualitas udara dalam ruangan bisa menjadi buruk akibat AC yang kotor. Selain itu, penggunaan pelembap udara atau humidifier dalam ruangan ber-AC juga bisa memperburuk gejala batuk.

Selain mengetahui posisi tidur yang tepat untuk redakan batuk, ada beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan untuk meredakan batuk pada malam hari, yaitu:

– Konsumsi minuman hangat sebelum tidur, seperti air hangat, teh, madu, atau air lemon.

Advertisement

– Mandi atau berendam dengan air hangat sebelum tidur.

– Cuci dan ganti sprei, bantal, dan selimut minimal seminggu sekali, terutama jika memiliki alergi.

– Siapkan segelas air di sisi tempat tidur untuk memudahkan Anda minum jika sewaktu-waktu batuk kambuh saat tidur.

Advertisement

– Hindari makanan pemicu asam lambung naik, seperti cokelat, makanan yang terlalu pedas atau asam, serta minuman berkafein atau beralkohol.

Biasanya, batuk akan hilang dengan sendirinya dengan perawatan rumahan. Namun waspadalah jika Anda mengalami batuk dengan jumlah  dahak yang semakin meningkat atau disertai demam, sesak napas, dan muntah berulang.

Jika mengubah posisi tidur saat batuk tidak efektif untuk meredakan keluhan yang muncul atau batuk yang Anda alami semakin parah dan berlangsung selama lebih dari 7 hari, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Solopos.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

3 Bahaya Memangku Laptop

3 Bahaya Memangku Laptop

Lifestyle | 2 days ago

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Mengenal Sibaja, Kartun ala Upin Ipin yang Sarat Budi Pekerti Jawa

Jogja
| Selasa, 06 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

alt

Seperti di Korea, Intervensi BUMN Penting untuk Kemajuan UMKM

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 20:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement